AMBON, MM — Kegiatan Salam Fest x Moluccas Digifest 2026 dinilai menjadi salah satu motor penting dalam mendorong pembangunan ekonomi Maluku yang lebih maju dan berdaya saing. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Dr. Ir. Ilham Tauda, SP., M.Si, usai menghadiri pembukaan kegiatan di Pattimura Park, Kamis (16/4/2026).
Menurut Ilham, ajang yang menggabungkan penguatan ekonomi syariah dengan akselerasi transformasi digital tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Maluku.
Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga mendorong penguatan sektor hulu hingga hilir. Mulai dari kesiapan bahan baku, peningkatan kualitas kemasan produk, hingga strategi pemasaran yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Yang paling penting adalah aspek marketing. Melalui Salam Fest ini, pelaku usaha dapat dimediasi untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan produknya secara langsung kepada konsumen,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ilham menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Maluku. Selain pertanian, sektor perikanan, kehutanan, dan perkebunan juga turut memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan adanya kegiatan seperti Salam Fest x Moluccas Digifest, pemerintah optimistis mampu memperkuat struktur ekonomi daerah yang selama ini masih didominasi sektor primer, sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi dan digitalisasi.
“Kami optimis struktur ekonomi Maluku akan semakin kuat dengan dukungan sektor pertanian yang terintegrasi dengan perikanan dan kehutanan, serta didorong oleh inovasi digital,” pungkasnya.(MM-3)
















