Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Solichin Buton: Kapolda Harus Tegas Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Air Kuning

3
×

Solichin Buton: Kapolda Harus Tegas Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Air Kuning

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, mendesak Kapolda Maluku untuk bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap seorang pemuda asal Negeri Buano Hatuputih, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang terjadi di kawasan Air Kuning, Kebun Cengkeh, Negeri Batu Merah, Kota Ambon.

 

Menurut Solichin, peristiwa kekerasan yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal tersebut tidak boleh dianggap sebagai kasus biasa. Aparat kepolisian harus mampu mengungkap seluruh pelaku yang terlibat agar memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

“Kapolda harus tegas. Peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak dikenal ini harus diusut tuntas supaya ada efek jera bagi mereka,” tegas Solichin kepada wartawan di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, Rabu (3/6/2026).

 

Ia menilai kawasan Air Kuning dan sekitarnya telah berulang kali menjadi lokasi terjadinya tindak kriminal dan kekerasan. Karena itu, kepolisian diminta lebih serius meningkatkan pengamanan di wilayah tersebut.

 

“Ini bukan pertama kali terjadi. Sudah berulang kali ada kejadian seperti ini. Polisi harus serius supaya peristiwa-peristiwa seperti ini tidak perlu terjadi lagi,” ujarnya.

 

Politisi PKS itu juga meminta kepolisian melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan di kawasan yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat tersebut.

 

Sebagai bentuk pengawasan, Komisi I DPRD Maluku telah mengagendakan pemanggilan pihak kepolisian guna mendalami langkah-langkah pengamanan yang selama ini dilakukan, termasuk penanganan kasus pengeroyokan yang menimpa korban.

 

“Kami sudah mengagendakan pemanggilan pihak kepolisian untuk mendalami sampai sejauh mana pengamanan yang dilakukan terhadap peristiwa-peristiwa seperti ini,” katanya.

 

Solichin berharap aparat kepolisian tidak hanya fokus menangkap pelaku yang telah teridentifikasi, tetapi juga memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

 

Diketahui, dalam kasus ini kepolisian baru mengamankan satu orang warga yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap korban, Abdullah Mahu alias Afila (18).

 

Sebelumnya, Afila menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda di kawasan Air Kuning, Kebun Cengkeh, pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIT. Korban yang saat itu tengah menjalankan tugas dari tempat kerjanya diduga dikejar dan dianiaya secara beramai-ramai hingga tidak sadarkan diri.

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat menjalani perawatan medis di RS Siloam sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum.

 

Pihak keluarga korban pun berharap kepolisian dapat bergerak cepat mengungkap seluruh pelaku yang terlibat sehingga keadilan bagi korban dapat segera terwujud.(MM-9)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *