Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

SI-BAILEO: Inovasi Digital Inspektorat Ambon, Ubah Pengawasan Lebih Cepat & Transparan

2
×

SI-BAILEO: Inovasi Digital Inspektorat Ambon, Ubah Pengawasan Lebih Cepat & Transparan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Inspektorat Kota Ambon resmi meluncurkan sistem pengawasan digital terintegrasi bernama SI-BAILEO — Sinergitas Informasi Balai Audit, Monitoring, dan Evaluasi Online. Inovasi ini mengubah pola pengawasan pemerintahan dari yang sebelumnya lebih banyak menemukan masalah setelah terjadi, menjadi sistem yang mampu mendeteksi dan mencegah potensi penyimpangan sejak dini.

 

Peluncuran dilakukan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di Balai Kota Ambon, Selasa (3/11/2026).

Filosofi “Baileo”: Rumah Bersatu untuk Musyawarah dan Keputusan

 

Kepala Inspektorat Kota Ambon sekaligus penggagas SI-BAILEO, Selly S. P. Kalahatu, menjelaskan bahwa nama sistem ini diambil dari istilah baileo — rumah adat Maluku yang menjadi tempat berkumpul, bermusyawarah, dan mengambil keputusan bersama.

 

“Filosofi ini ingin kami terjemahkan ke dalam sistem pengawasan: kolaborasi, keterbukaan informasi, dan tanggung jawab bersama antar seluruh perangkat daerah,” ujar Selly.

 

SI-BAILEO lahir sebagai proyek perubahan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVIII Tahun 2026, yang kini menjadi instrumen strategis memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Pemkot Ambon.

 

Selly menegaskan, pengawasan internal saat ini tak lagi sekadar mencari kesalahan. SI-BAILEO dirancang agar menjadi mitra pembinaan sekaligus memberikan peringatan dini terhadap berbagai risiko penyimpangan.

 

“Dengan sistem digital, pemantauan dan evaluasi berjalan lebih cepat, terdokumentasi rapi, dan pimpinan memperoleh data akurat untuk mengambil keputusan tepat waktu,” jelasnya.

 

Inovasi ini juga ditujukan untuk menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah, termasuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Ambon yang kembali diraih untuk Tahun Anggaran 2025.

 

Selly menjelaskan,  pengembangan SI-BAILEO dilakukan secara bertahap:

Jangka Pendek, penerapan dasar sistem peringatan dini di lingkungan Inspektorat dan sejumlah OPD terkait; Jangka Menengah,  perluasan penerapan ke seluruh OPD, integrasi data, dan optimalisasi fungsi peringatan dini; dan Jangka Panjang, terbentuknya sistem pengawasan digital yang terintegrasi menyeluruh dan berkelanjutan.

 

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi ini. Ia berharap SI-BAILEO tidak hanya mempercepat pemantauan, tetapi juga membangun budaya kerja yang jujur, disiplin, dan akuntabel di seluruh lingkungan Pemkot Ambon.

 

Selaras dengan Misi Kedua Kota Ambon, SI-BAILEO diharapkan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari KKN, andal, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *