AMBON, MM. – Proses seleksi jabatan Sekretaris Kota (SEKOT) Kota Ambon kini memasuki tahap krusial, yakni presentasi makalah dan wawancara. Panitia Seleksi (Pansel) akan menilai seluruh aspek untuk menentukan tiga nama terbaik yang akan diusulkan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekot Kota Ambon Tahun 2026, Sadali Ie, kepada wartawan di Manise Hotel, Senin (27/04/2026).
“Sekarang tim sedang bekerja menilai empat kandidat. Tadi sudah dilakukan presentasi makalah, dilanjutkan dengan uji wawancara. Masih dalam proses, nanti semua nilai akan diakumulasikan untuk menetapkan tiga besar dari keempat orang ini,” ujar Sadali.
Sadali menjelaskan, figur Sekot yang dicari harus memahami betul tugas pokok dan fungsinya, baik dari sisi administrasi maupun manajemen pemerintahan. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Tugas utama Sekot adalah membantu kepala daerah menyusun kebijakan, mengoordinasikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga mengurus pelayanan publik. Namun, tanggung jawabnya lebih luas dari sekadar rutinitas administrasi,” jelasnya.
Lebih jauh, Sadali menegaskan bahwa Sekot juga memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.
“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana peran Sekda dimainkan agar tujuan pembangunan yang tertuang dalam visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat terwujud dengan maksimal,” tegasnya.
Adapun keempat pejabat yang saat ini mengikuti tahapan seleksi calon Sekot Kota Ambon adalah: Apries B. Gaspersz, S.STP., M.Si, Roberd Sapulette, ST., MT, Steven Dominggus, S.IP., M.Si, dan Richard Luhukay, AP
Proses seleksi ini terus berjalan untuk mendapatkan pemimpin birokrasi yang tepat dan profesional bagi Kota Ambon.(MM10)
















