Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Lomba Paduan Suara Pelajar Maluku 2026  Jadi Wadah Pengembangan Talenta Seni Generasi Muda

2
×

Lomba Paduan Suara Pelajar Maluku 2026  Jadi Wadah Pengembangan Talenta Seni Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Final Lomba Paduan Suara Pelajar Tingkat SMA/SMK/MA se-Maluku Tahun 2026 resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Sarlota Singerin, S.Pd., M.Pd., melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Katerina Lappy, S.H., M.H.

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Maluku dalam mengembangkan talenta seni dan budaya di kalangan generasi muda sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.

 

Dalam sambutan yang disampaikan pada pembukaan kegiatan, Sarlota Singerin menegaskan bahwa musik dan seni memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Maluku. Musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga merupakan bagian dari identitas serta warisan budaya masyarakat Maluku.

 

Menurutnya, melalui musik dan harmoni suara, nilai-nilai budaya Maluku seperti hidup orang basudara, pela dan gandong dapat terus diwariskan kepada generasi muda.

 

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen menempatkan kebudayaan sebagai bagian penting dalam pembangunan karakter generasi bangsa. Komitmen tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

 

“Maluku adalah tanah yang diberkati dengan kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Musik bukan sekadar hiburan bagi kita, melainkan urat nadi, identitas, dan cara kita merayakan kehidupan,” demikian pesan Sarlota dalam sambutannya.

 

Lebih lanjut disampaikan, Lomba Paduan Suara Pelajar tidak semata-mata bertujuan mencari juara. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan talenta seni budaya sekaligus membangun karakter, kerja sama, disiplin dan rasa percaya diri.

 

Pengembangan talenta tersebut juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024 tentang Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN).

 

Sarlota menilai sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecerdasan emosional, spiritual dan estetika peserta didik.

 

Melalui paduan suara, para pelajar diajak memahami arti harmoni. Perbedaan karakter dan kemampuan vokal setiap individu ketika disatukan dengan kerja sama dan mengesampingkan ego dapat menghasilkan karya yang indah.

 

Menurutnya, nilai tersebut merupakan gambaran kehidupan masyarakat Maluku yang hidup dalam keberagaman agama, suku dan latar belakang, namun tetap dapat bersatu dalam semangat Siwalima.

 

“Kita berbeda agama, berbeda pulau, berbeda suku, namun ketika kita berpadu dalam satu harmoni Siwalima, Maluku akan menjadi provinsi yang indah, damai dan disegani,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pendidikan karakter dan kearifan lokal. Pemerintah Provinsi Maluku berharap generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akar budaya yang kuat serta kebanggaan sebagai anak Maluku.

 

Para pelajar diharapkan mampu mencintai dan melestarikan lagu-lagu daerah serta membawa nama Maluku melalui prestasi seni ke tingkat nasional maupun internasional.

 

Kepada para finalis, Sarlota menyampaikan bahwa keberhasilan mencapai babak final sudah merupakan sebuah prestasi. Karena itu, ia meminta seluruh peserta tampil percaya diri, menjunjung sportivitas dan menjadikan lomba sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan antarpelajar se-Maluku.

 

“Kalian semua yang masuk di babak final ini sudah menjadi pemenang. Kalian adalah duta-duta budaya. Tampillah dengan penuh percaya diri, bernyanyilah dengan hati dan sebarkan energi positif lewat suara indah kalian,” pesannya.

 

Apresiasi juga disampaikan kepada para guru pendamping dan pelatih yang telah memberikan dedikasi dalam membina dan mengembangkan talenta para pelajar. Penghargaan turut diberikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

 

Menutup sambutannya, Sarlota Singerin secara resmi membuka Final Lomba Paduan Suara Pelajar Tingkat SMA/SMK/MA Tahun 2026.

 

“Selamat berlomba. Tunjukkan karya terbaikmu. Biarlah harmoni suara kalian mengalun indah membingkai kedamaian di Bumi Raja-Raja,” pungkasnya. (MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *