Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Buka Puasa Bersama di SMPN 1 Ambon, Sekolah Rawat Nilai Toleransi dan Kebersamaan

4
×

Buka Puasa Bersama di SMPN 1 Ambon, Sekolah Rawat Nilai Toleransi dan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Semangat kebersamaan dan toleransi mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar SMP Negeri 1 Ambon dengan mengusung tema “Menebar Kebaikan, Merajut Kebersamaan di Bulan Penuh Berkat”, Kamis (12/3/2026).

 

Kepala SMP Negeri 1 Ambon, Juliana Pattiasina, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan agenda rutin sekolah yang masuk dalam program pembinaan siswa.

 

Menurutnya, kegiatan ini secara teknis dilaksanakan oleh pengurus OSIS bersama para pembina sebagai bagian dari program penguatan karakter serta kebersamaan di lingkungan sekolah.

“Buka puasa bersama ini merupakan kegiatan rutin sekolah. Program ini dilaksanakan oleh pengurus OSIS dan para pembina sebagai bagian dari pembinaan siswa,” ujar Juliana kepada wartawan usai kegiatan.

 

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut baru dilaksanakan pada pekan kedua Maret karena sekolah akan memasuki masa libur Idul Fitri mulai 14 hingga 29 Maret 2026.

“Karena tanggal 14 sudah mulai libur sampai 29 Maret, maka kegiatan ini kami laksanakan hari ini. Tanggal 30 Maret nanti sekolah kembali berjalan seperti biasa,” jelasnya.

 

Juliana mengungkapkan, jumlah siswa muslim di sekolah tersebut dari kelas VII hingga IX sebanyak 10 orang. Sementara guru dan pegawai yang beragama Islam berjumlah 14 orang, sehingga total peserta dalam kegiatan tersebut sebanyak 24 orang.

 

Selain berbuka puasa bersama dan menerima siraman rohani dari ustadz, para siswa serta guru dan pegawai juga menerima bingkisan Idul Fitri dari pihak sekolah dengan nilai yang sama.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai toleransi dan keharmonisan di lingkungan sekolah yang memiliki latar belakang keberagaman.

“Nilai toleransi harus terus kita bangun. Keharmonisan hidup bersama juga harus dijaga, bukan hanya soal perbedaan agama tetapi juga keberagaman suku, karena di sekolah ini ada siswa dari Jawa, Makassar hingga Sumatera,” tutupnya. (MM-3)

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *