AMBON ,MM.— Komando Daerah Angkatan Laut IX terus memperkuat sistem pengawasan internal dan tata kelola organisasi melalui pelaksanaan audit kinerja di Pangkalan TNI Angkatan Laut Aru.
Audit internal yang dilaksanakan oleh Tim Inspektorat Kodaeral IX tersebut resmi dimulai pada Kamis dan dijadwalkan berlangsung selama sepekan ke depan.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Laut dalam memastikan seluruh program kerja, penggunaan anggaran, hingga pelaksanaan tugas operasional di satuan berjalan sesuai ketentuan serta prinsip akuntabilitas dan profesionalisme.
Setibanya di Markas Komando Lanal Aru, tim audit disambut langsung oleh Komandan Lanal Aru, Letkol Laut (P) Sriadi bersama jajaran perwira staf dan prajurit di bawah naungan Kodaeral IX.
Pembukaan audit ditandai dengan taklimat awal yang dipimpin Inspektur Kodaeral IX sebagai bagian dari tahapan awal pemeriksaan kinerja satuan.
Dalam sambutannya, Inspektur Kodaeral IX menegaskan bahwa audit internal bukan sekadar kegiatan pemeriksaan administratif, tetapi merupakan instrumen penting dalam memperkuat efektivitas organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan serta kesiapan satuan.
Menurutnya, audit dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program kerja dan penggunaan anggaran berjalan tepat sasaran, efisien, dan sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, audit internal juga berfungsi sebagai sarana evaluasi guna mengidentifikasi hambatan maupun kekurangan yang masih dihadapi satuan di lapangan.
“Audit bukan hanya mencari kekurangan, tetapi juga menjadi media pembinaan, konsultasi, dan pemberian solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi satuan,” demikian penegasan dalam sambutan tersebut.
Melalui proses audit ini, Lanal Aru diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, memperkuat disiplin administrasi, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Taklimat awal juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi antara tim audit dan jajaran Lanal Aru terkait mekanisme pemeriksaan, ruang lingkup audit, hingga sasaran evaluasi yang akan dilakukan selama kegiatan berlangsung.
Dengan komunikasi yang terbuka dan sinergi yang baik antara auditor dan satuan kerja, proses audit diharapkan dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi konstruktif bagi peningkatan kinerja organisasi.
Langkah audit internal yang rutin dilakukan Kodaeral IX ini dinilai penting di tengah tuntutan reformasi birokrasi dan modernisasi sistem pertahanan, terutama dalam membangun institusi TNI AL yang profesional, transparan, dan berorientasi pada tata kelola pemerintahan yang baik. (MM-3)
















