Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaEkonomi

Dukung QRIS Jelajah Kuliner, Pemkot Ambon: Teknologi Dorong UMKM dan Wisata Lokal

7
×

Dukung QRIS Jelajah Kuliner, Pemkot Ambon: Teknologi Dorong UMKM dan Wisata Lokal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM.- Pemerintah Kota Ambon menyambut hangat kegiatan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Maluku. Ajang ini dinilai sangat pas untuk memadukan kemajuan zaman dengan kekayaan budaya dan kuliner kita.

 

Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta yang membuka acara di Negeri Rutong, Senin (13/7/2026), menegaskan teknologi tidak boleh menghapus jati diri daerah. Sebaliknya, digitalisasi harus jadi sarana memperkuat ekonomi lokal.

 

“QRIS bukan cuma cara bayar yang lebih gampang. Ini juga cara mengangkat pelaku usaha kecil, memajukan pariwisata, dan melestarikan kekayaan kuliner khas Maluku,” ujarnya.

 

Ia memuji konsep acara yang menggabungkan edukasi pembayaran modern dengan promosi wisata dan budaya. Kehadiran QRIS menjadi jembatan yang menghubungkan warga, pengusaha, pemerintah, dan dunia pariwisata. Wisatawan pun jadi lebih mudah bertransaksi, sementara pelaku UMKM bisa mencatat usaha dengan lebih rapi dan menjangkau lebih banyak pembeli.

 

Pemilihan Negeri Rutong sebagai lokasi pembukaan pun dinilai sangat tepat. Selain pemandangannya yang indah, daerah ini juga kaya sejarah, budaya, dan potensi sagu sebagai ciri khas masyarakat Maluku.

 

“Kita ingin ajang ini menjadi bukti kerja sama nyata berbagai pihak. Mari kita sama-sama bercerita ke luar negeri tentang keindahan alam, keramahan warga, dan kelezatan kuliner Ambon,” ajak Ely.

 

Pemkot juga mengajak semua pihak—mulai dari perbankan, akademisi, hingga media—untuk terus memperluas penggunaan pembayaran digital di pasar tradisional, tempat makan, dan usaha mikro.

 

Sementara itu, Plh. Kepala Perwakilan BI Maluku Rahmat Pratama menjelaskan acara ini bertujuan mempercepat sistem pembayaran digital di seluruh lapisan masyarakat. “Ini tahun ketiga digelar, dan kuliner dipilih karena sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari serta bisa langsung menggerakkan ekonomi lokal,” katanya.

 

Rangkaian kegiatan berlangsung 13–17 Juli 2026 di dua lokasi: Negeri Rutong Kota Ambon dan Kepulauan Banda. Ada enam tim yang akan berkompetisi menyebarkan manfaat QRIS, dan juaranya akan mewakili Maluku ke tingkat regional maupun nasional. (MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *