Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Wali Kota Ambon Dorong Festival Benteng Nieuw Victoria Digelar Setiap Tahun

3
×

Wali Kota Ambon Dorong Festival Benteng Nieuw Victoria Digelar Setiap Tahun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Benteng Nieuw Victoria yang kembali digelar untuk kedua kalinya pada tahun 2026. Pemkot berharap festival yang digagas Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun di Kota Ambon.

Hal itu disampaikan Wali Kota Ambon saat menghadiri acara penutupan Festival Benteng Nieuw Victoria Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Selasa (8/9/2026).

 

Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku yang telah kembali melaksanakan festival tersebut setelah pertama kali digelar pada 2025.

 

“Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi dan terus berharap semoga festival ini akan terus berlangsung setiap tahun di Kota Ambon,” ujarnya.

 

Ia bahkan meminta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku menyampaikan aspirasi masyarakat Kota Ambon kepada Menteri agar Festival Benteng Nieuw Victoria dapat menjadi agenda tahunan.

 

“Pak Kabai, tolong sampaikan kepada Pak Menteri, warga Kota Ambon minta untuk setiap tahun terus dilaksanakan, Pak,” pintanya, seraya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Balai beserta seluruh jajarannya.

 

Menurutnya, keberadaan festival tersebut penting karena menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat mengenai kekayaan budaya yang dimiliki Maluku, sekaligus mendorong upaya pelestarian budaya.

 

“Festival ini mengingatkan kita semua bahwa ada begitu banyak budaya yang mesti terus kita kenal, kita jaga, kita lestarikan,” katanya.

Ia mengatakan, salah satu tujuan penting dari pelaksanaan festival adalah agar seluruh masyarakat Kota Ambon mengetahui keberadaan Benteng Nieuw Victoria sekaligus mengenal beragam budaya dan kesenian yang hidup dan berkembang di Kota Ambon.

“Paling tidak semua warga Kota Ambon tahu bahwa di kota ini ada Benteng Victoria, tahu bahwa ada begitu banyak budaya, ada begitu banyak keragaman seni yang katong miliki,” ujarnya.

 

Wali Kota menilai, berbagai penampilan seni dan tarian yang ditampilkan selama festival menunjukkan bahwa hampir seluruh kekayaan budaya dari berbagai wilayah di Maluku dapat ditemukan dan berkembang di Kota Ambon.

 

“Kalau katong perhatikan dari tampilan-tampilan, tarian dan lain-lain, hampir di seluruh wilayah di Provinsi Maluku. Itulah Ambon par samua. Semua ada di kota ini,” katanya.

Menurutnya, keberadaan sanggar-sanggar seni di Kota Ambon menjadi bukti bahwa masyarakat terus menjaga dan mengembangkan kebudayaan. Karena itu, ia mengajak para pelaku seni untuk terus diberikan ruang dalam menampilkan karya-karya mereka.

 

“Mau tampilkan tarian dari mana, silakan. Yang penting untuk melestarikan dan menjaga kebudayaan yang katong miliki,” ujarnya.

Selain menjadi ruang ekspresi budaya, Wali Kota juga mengapresiasi pelaksanaan karnaval budaya serta berbagai kegiatan lainnya yang memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon.

 

Menurutnya, keterlibatan UMKM dalam festival memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memasarkan produk sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat.

 

“Katong juga bersyukur bahwa dalam festival ini ada karnaval budaya yang sudah dilakukan dan berbagai kegiatan, termasuk memberikan ruang kepada pelaku-pelaku UMKM di Kota Ambon sehingga paling tidak mereka bisa memasarkan produk-produk mereka dan bisa memberikan nilai tambah kepada mereka,” katanya.

 

Ia menegaskan, pengembangan UMKM tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Ambon membangun ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari UMKM hingga kelompok industri kreatif.

 

“Ini yang sementara Pemerintah Kota Ambon kembangkan, yang disebut dengan membangun ekosistem ekonomi kreatif. Ada di situ UMKM, ada di situ dan lain-lain yang masuk kelompok industri kreatif,” jelasnya.

 

Menurutnya, penguatan ekonomi kreatif menjadi penting di tengah tekanan ekonomi dan situasi yang sulit. Pemerintah perlu terus memberikan ruang bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi melalui UMKM dan sektor kreatif lainnya.

 

“Supaya masyarakat di Kota Ambon, di tengah-tengah tekanan ekonomi, situasi kondisi yang sulit, katong tetap eksis karena memberikan ruang kepada kemandirian lewat UMKM dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Kodam XV/Pattimura serta seluruh masyarakat Kota Ambon yang telah mendukung pelaksanaan Festival Benteng Nieuw Victoria.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, persaudaraan dan toleransi dalam kehidupan di Kota Ambon.

 

“Mari katong sama-sama terus bersemangat hidup di Kota Ambon yang katong cintai ini. Mari sama-sama katong saling mendukung, menjaga persaudaraan, menjaga toleransi,” ajaknya.

Wali Kota menegaskan, siapapun yang menjadi pemimpin akan merasa senang apabila melihat masyarakat hidup dalam persaudaraan tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lain.

 

“Karena itu mari kita sama-sama bangun kebersamaan dan kita percaya dengan menghargai budaya-budaya yang bertumbuh dan berkembang, termasuk pela gandong, narasi-narasi laeng sayang laeng, hidup basudara, potong di kuku rasa di daging,” katanya.

 

Ia meyakini nilai-nilai budaya tersebut merupakan fondasi kuat bagi kehidupan masyarakat di Kota Ambon maupun Maluku secara keseluruhan.

 

“Percayalah, itu menjadi pondasi yang kuat bar katong di Ambon, tetapi juga par katong di Maluku,” tandasnya.

Turut hadir pada acara Festival Benteng Nieuw Victoria tahun 2026, di antaranya Kepala Balai Pelestarian Provinsi Maluku Utara, Muhammad Tang, S.S., M.Hum didampingi Kasubag Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku, Stenli Reigen Loupatty, S.Pd., M.Si., Pangdam XV/Pattimura saat ini adalah Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto dan sejumlah Pejabat Tinggi dari Kodam XV/Pattimura; Sekda Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU.,Ketua DPRD Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Librecht Tamaela, S.E.; Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho dan sejumlah pejabat Kota dan Provinsi Maluku disamping tuan rumah, Kepala Balai pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku, Dody Wiranto, S.S., M.Hum didampingi Kasubag TUnya, Ibu Iwaulini, S.T..dan Ketua Panitia Penyelenggara Festival Benteng Nieuw Victoria tahun 2026, Mezak Wakim, S.Pd. M.Si.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *