AMBON.MM,_ Harapan besar menyertai 17 program unggulan yang menjadi visi misi Pemerintah Kota Ambon di bawah kepemimpinan Wali Kota Bodewin M. Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisuta. Namun sayang, langkah di lapangan belum sejalan dengan arahan yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) justru terlihat tidak serempak, terlebih dalam hal keterbukaan informasi dan pelayanan terhadap awak media. Masalah ini kini menyorot tiga dinas utama di lingkungan Pemkot Ambon.
Tiga OPD yang Menjadi Sorotan
Berikut rincian ketidaksesuaian yang tercatat:
1. Dinas Kesehatan
Masih tertutup dan pilih kasih saat memberikan informasi. Padahal, temuan resmi terkait persoalan yang ada di dinas ini sudah disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Maluku.
2. Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Fery Tasso sempat memerintahkan kepala sekolah untuk menghadap Kejaksaan Negeri. Padahal persoalan tersebut sudah dibahas bersama, dan Wali Kota sendiri telah menegaskan tidak ada temuan yang bermasalah. Langkah ini dinilai mengabaikan arahan pimpinan tertinggi daerah.
3. Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora)
Sorotan terbaru datang dari sikap Kepala Dinas Ricard Luhukay. Saat Sekretaris Daerah mengarahkan beliau menemui media terkait kegiatan ujian wasit nasional, tanggapan yang diberikan dinilai kurang sopan, berkesan angkuh, dan tidak menghargai tamu.(MM10)















