Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Terhalang Kabut, Lima Pemancing Hilang Kontak di Perairan Pulau Bais Ditemukan Selamat

5
×

Terhalang Kabut, Lima Pemancing Hilang Kontak di Perairan Pulau Bais Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BULA, MM. – Lima warga Desa Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang sempat hilang kontak saat melaut menggunakan longboat di sekitar Perairan Pulau Bais, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat, Minggu (1/11/2026).

 

Kelima pemancing tersebut sempat membuat keluarga dan masyarakat setempat khawatir setelah tidak kembali sesuai jadwal. Kabut tebal yang menghalangi jarak pandang diduga menjadi salah satu faktor terputusnya komunikasi selama mereka berada di laut.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon dari Fikran Heluth, salah satu keluarga korban, pada Minggu pukul 15.25 WIT.

 

Berdasarkan laporan, kelima warga berangkat memancing pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIT. Mereka dijadwalkan kembali pada Minggu pagi pukul 07.00 WIT. Namun, hingga waktu yang ditentukan, longboat tersebut belum tiba dan komunikasi dengan para pemancing terputus.

Keluarga bersama masyarakat sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum membuahkan hasil. Kondisi tersebut mendorong keluarga meminta bantuan tim SAR.

Merespons laporan itu, pukul 15.45 WIT, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Bula bergerak menggunakan rigid inflatable boat (RIB) menuju lokasi kejadian. Tim menempuh jarak sekitar 11,85 mil laut dengan arah pencarian ke utara dari USS Bula.

 

Koordinator USS Bula, Sukri Patty, mengatakan tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIT dan langsung melakukan pencarian bersama potensi SAR.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 16.50 WIT, tim berhasil menemukan kelima pemancing di koordinat 2°47’35.94″S – 130°24’14.39″E, sekitar 7,84 mil laut dari lokasi kejadian.

Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi menuju Kota Bula.

 

Kepala Kantor SAR Ambon menerima laporan keberhasilan pencarian pada pukul 17.21 WIT. Selanjutnya, pukul 19.12 WIT, Tim Rescue USS Bula bersama potensi SAR tiba di Bula dan menyerahkan kelima korban kepada keluarga masing-masing.

Kelima korban tersebut yakni Sarajuh Suakul (60), Umar (60), Aher Rumaday (45), Suandy Muhamad (35), dan Arken (24).

 

Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Bula dan masyarakat setempat, dengan menggunakan RIB USS Bula serta longboat milik masyarakat.

 

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berkabut, disertai angin tenggara berkecepatan 21 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.

Dengan seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melaut, terutama ketika kondisi cuaca berkabut dan jarak pandang terbatas. Nelayan maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di laut diharapkan memperhatikan perkembangan cuaca serta menyiapkan sarana komunikasi dan keselamatan sebelum berangkat.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *