Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Tabrak Beton di Tikungan Unpatti, Pengendara Satria FU Tewas

8
×

Tabrak Beton di Tikungan Unpatti, Pengendara Satria FU Tewas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Kecelakaan lalu lintas tunggal maut terjadi di tikungan Jalan Dr. J. Leimena, tepatnya di depan Gedung Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti), Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (13/10/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU warna cokelat metalik, nomor polisi DE 3529 NE, meninggal dunia setelah menabrak beton pembatas jalan.

 

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 23.10 WIT. Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jembatan Merah Putih (JMP) menuju Poka. Saat memasuki tikungan di depan pagar Gedung Auditorium Unpatti, korban diduga kehilangan kendali hingga sepeda motor yang dikendarainya menghantam beton pembatas jalan.

 

Berdasarkan keterangan saksi mata, Alan Reressy (23), mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpatti, dirinya sedang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ketika melihat sepeda motor tersebut melaju kencang.

Saat tiba di tikungan, pengendara tidak mampu mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak beton pembatas jalan.

 

Melihat kejadian itu, saksi bersama sejumlah warga langsung mendatangi lokasi. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup, tidak bergerak, dan berlumuran darah.

Saksi bersama warga kemudian memeriksa kondisi korban. Setelah melihat keadaan korban yang diduga telah meninggal dunia, saksi menghubungi layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sekitar pukul 23.25 WIT, personel Polsek Teluk Ambon bersama personel response time tiba di lokasi dan segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Namun, setibanya di rumah sakit, dokter jaga menyatakan korban telah meninggal dunia.

Selanjutnya, sekitar pukul 00.25 WIT, Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease tiba di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta penanganan lebih lanjut.

Hingga pukul 00.30 WIT, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali.

 

Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga terjadi akibat pengendara melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali saat melewati tikungan. Terdapat pula dugaan pengendara berada di bawah pengaruh minuman keras (miras). Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

 

Polisi telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Identitas korban serta faktor-faktor lain yang menyebabkan kecelakaan masih perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *