Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaPendidikan

HUT Ke-37 Sdn 75 Passo: Tekad Pendidikan Tanpa Sekat, Satukan Hati Dalam Keberagaman

3
×

HUT Ke-37 Sdn 75 Passo: Tekad Pendidikan Tanpa Sekat, Satukan Hati Dalam Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Genap berusia 37 tahun, SD Negeri 75 Passo menegaskan jati dirinya bukan sekadar tempat menuntut ilmu, melainkan rumah belajar yang hangat, inklusif, dan menjunjung tinggi kepedulian sesama.

 

Peringatan hari kali ini bukan sekadar perayaan bertambahnya angka, melainkan momen menguatkan tekad melayani setiap anak tanpa batas. Rangkaian kemeriahan mengundang tawa dan semangat guru dan siswa: lomba antar siswa, cerdas cermat, hingga tarian khas Ambon Manise. Puncak kebersamaan terasa saat seluruh warga sekolah berkunjung ke Panti Wreda Passo, menghibur dan berbagi kasih dengan para lansia di sana. 37 Tahun:

 

Kematangan dalam Mengabdi Kepala Sekolah SDN 75 Passo, Kristianti, S.Pd., menyebut usia ini sebagai bukti perjalanan panjang pengabdian. “Kami ingin tanamkan: prestasi akademik penting, tapi kebersamaan dan hati peduli sesama adalah fondasi utama. Saat kami berbagi di panti, hati kami pulang dengan rasa syukur yang lebih dalam,” ujarnya.

Keseimbangan prestasi pun nyata: sekolah baru saja meraih juara lomba renang tingkat Kota Ambon serta berbagai kompetisi permainan tradisional, membuktikan siswa tumbuh cerdas sekaligus mencintai budaya sendiri.

 

Inklusif: Pintu Terbuka untuk Semua Anak Pesan paling kuat di usia ke-37 adalah komitmen sekolah sebagai pusat pendidikan inklusif. SDN 75 Passo membuka lebar pintu bagi peserta didik berkebutuhan khusus, melayani mereka setara tanpa membeda-bedakan. “Kami terima siapa saja sesuai kemampuan sekolah.

 

Guru-guru melayani dengan sukacita dan ketulusan, karena setiap anak punya hak yang sama untuk berkembang,” tegas Kristianti. Metode belajar pun disesuaikan hati-hati: ada yang lebih cepat paham lewat permainan, seni mewarnai, atau aktivitas fisik sebelum masuk materi kelas. Hasilnya sungguh membanggakan banyak siswa berkebutuhan khusus menunjukkan potensi luar biasa yang tak kalah hebat.

 

Meski belum memiliki tenaga pendidik khusus pendidikan luar biasa, tantangan ini dihadapi dengan semangat saling belajar: guru bertukar pengalaman, berinovasi, dan didukung pemerintah lewat bantuan fasilitas seperti kursi roda bagi siswa yang membutuhkan. Langkah ke Depan: Ruang Aman Berkejar Mimpi Di usia yang makin matang, harapan sekolah tetap sederhana namun mulia: terus berinovasi, raih prestasi lebih tinggi, dan jadilah ruang paling aman bagi setiap anak mengejar cita-cita.

 

“Kami bertekad menjadikan SDN 75 Passo tempat di mana setiap anak merasa berharga, didengar, dan bebas berkembang sepenuhnya,” tutup Kristianti. Perayaan ini pun menegaskan satu hal: keberagaman bukan beban, melainkan kekuatan terindah yang menyatukan kita semua.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *