Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Angka Kebakaran di Ambon Melonjak 107 Persen, Wali Kota: Waspadalah Bersama!

5
×

Angka Kebakaran di Ambon Melonjak 107 Persen, Wali Kota: Waspadalah Bersama!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Ancaman kebakaran di Kota Ambon semakin mengkhawatirkan. Hingga 21 Oktober 2026, tercatat 157 kejadian kebakaran, dengan lonjakan drastis yang terjadi dalam dua bulan terakhir. Menanggapi hal ini, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena meminta seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan secara maksimal.

 

Berdasarkan data yang dirilis, angka kejadian terus melonjak tajam: Agustus 15 kasus, September 33 kasus, dan hanya hingga 21 Oktober sudah mencapai 60 kasus. Sebelumnya, angka relatif stabil di kisaran 5–11 kasus per bulan pada awal tahun.

 

“Kesadaran warga adalah kunci paling utama. Kami tegas mengimbau: hentikan pembakaran lahan tanpa kendali! Api yang kecil bisa dengan cepat meluas ke pemukiman dan merugikan kita semua,” tegas Wali Kota Bodewin di Ambon, Rabu (21/10).

 

Nusaniwe Paling Rawan, Kebakaran Lahan Meledak

 

Secara wilayah, Kecamatan Nusaniwe menjadi titik tertinggi dengan 33 kejadian di bulan Oktober—naik lebih dari tiga kali lipat dibanding September yang hanya 9 kasus. Wilayah lain juga mengalami kenaikan: Teluk Ambon dari 2 menjadi 6 kasus, Sirimau tetap di kisaran 11 kasus, sedangkan Teluk Ambon Baguala 3 kasus dan Leitimur Selatan tercatat 1 kasus.

 

Kenaikan terbesar justru pada kebakaran hutan dan lahan: dari 26 kasus di September, melonjak menjadi 54 kasus di Oktober. Artinya, terjadi kenaikan 107,7 persen hanya dalam sebulan.

 

Wali Kota menambahkan, angka ini tidak bisa disamakan dengan data akhir tahun 2025 yang tercatat 27 kasus dalam empat bulan, karena periode pencatatan yang berbeda.

 

Sinergi Pemerintah dan Warga Kunci Keberhasilan

 

Pemerintah Kota juga sedang memperkuat kesiapan: mulai dari personel, peralatan, pemantauan zona rawan, hingga kecepatan merespons laporan warga. Namun, pencegahan di lapangan tetap butuh peran aktif masyarakat.

 

“Gunakan api dengan hati-hati, jangan bakar sampah atau lahan sembarangan, dan segera laporkan jika melihat asap mencurigakan. Mari kita jaga Ambon bersama, demi keselamatan keluarga dan lingkungan kita,” pungkas Wali Kota.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *