AMBON, MM. — Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku terus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan melalui peluncuran Kick-Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 di SMP Negeri 4 Ambon.
Mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda nasional OJK yang berlangsung sepanjang Mei hingga Agustus 2026 dengan puncak peringatan Hari Indonesia Menabung pada 20 Agustus mendatang.
Kick-Off BLK di Kota Ambon ditandai dengan penabuhan tifa oleh Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady bersama Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Ambon, Hendra de Fretes, serta pimpinan perbankan di Kota Ambon.
Pelaksanaan kegiatan di lingkungan sekolah dinilai strategis karena menyasar generasi muda agar memahami pengelolaan keuangan sejak dini, termasuk budaya menabung dan kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan digital.
Hendra de Fretes mengatakan kegiatan tersebut menjadi lanjutan dari peluncuran Modul Ajar Literasi Keuangan untuk mata pelajaran IPS tingkat SMP/MTs yang sebelumnya telah diperkenalkan di Kota Ambon.
Menurutnya, program tersebut akan diterapkan di seluruh SMP dan MTs di Kota Ambon guna membangun generasi yang memiliki kecerdasan finansial sejak usia sekolah.
“Kami berharap para pelajar dapat memahami pengelolaan keuangan sejak dini, membiasakan budaya menabung, serta mengetahui produk keuangan yang tersedia di perbankan,” ujar Haramain Billady.
Selain edukasi langsung di sekolah, OJK Maluku juga menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan selama Bulan Literasi Keuangan, di antaranya webinar, podcast, talk show, workshop edukasi keuangan, hingga kampanye digital di media sosial terkait isu keuangan terkini.
Tak hanya itu, OJK juga akan memberikan Financial Literacy Award 2026 kepada lembaga jasa keuangan, pemerintah daerah, dan masyarakat yang aktif menjalankan program edukasi keuangan.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan siswa, guru, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Ambon, serta pimpinan perbankan di Maluku.
Melalui sinergi antara OJK, dunia pendidikan, dan sektor perbankan, diharapkan lahir generasi muda Maluku yang lebih bijak mengelola keuangan dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital menuju Indonesia Emas 2045.(MM-3)
















