Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Peringati HUT Otda ke-30, Pemkot Ambon Komitmen Wujudkan Asta Cita

6
×

Peringati HUT Otda ke-30, Pemkot Ambon Komitmen Wujudkan Asta Cita

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON.MM,-  Pemerintah Kota Ambon menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun, pada hari Senin pagi (27/04/2026), di halaman Balai Kota Ambon.

 

Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda Kota, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Ambon.

 

Dalam amanat yang dibacakan Ely Toisutta, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan bahwa tema tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, mengandung makna mendalam tentang kemandirian dan tanggung jawab daerah.

 

Mendagri menegaskan, otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, melainkan alat penting untuk mempercepat pembangunan dan memperbaiki pelayanan publik.

 

“Otonomi harus berjalan beriringan dengan sinergi kuat bersama pemerintah pusat. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar ini tidak akan tercapai secara optimal,” ujar Tito.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah menetapkan enam langkah strategis yang harus dilakukan, yaitu:

Integrasi perencanaan dan penganggaran; Reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil (outcomes);  Penguatan kemandirian fiskal daerah;  Kolaborasi antarwilayah;  Fokus pada layanan dasar dan pengurangan kesenjangan; Penguatan ketahanan daerah menghadapi tantangan global.

 

Selain itu, terdapat tiga poin krusial yang menjadi perhatian utama: Ketahanan: Mewujudkan swasembada pangan dan energi, serta pengelolaan air yang inovatif.

Tata Kelola: Menjamin pemerintahan yang transparan, akuntabel,  bebas korupsi dan Ekonomi & SDM: Mendorong kewirausahaan, lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, program makan bergizi gratis, serta penanganan stunting.  Selain itu Reformasi: Penyederhanaan birokrasi melalui penerapan e-government.

 

Mendagri juga menegaskan arahan Presiden terkait efisiensi anggaran. Pemerintah daerah diminta menyelenggarakan kegiatan secara sederhana, tidak berlebihan, dan menghindari seremonial yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

 

“Setiap rupiah anggaran harus memberikan nilai tambah nyata. Usia 30 tahun ini menjadi pijakan agar pemerintahan lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan warga,” tegasnya.

 

Dengan semangat HUT Otda ke-30 ini, diharapkan Pemkot Ambon terus menjadi mitra aktif pemerintah pusat demi mewujudkan visi Asta Cita dan kemajuan bangsa. (MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *