Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHeadlinePolitik

Jelang Musda Golkar, Kematian Nus Kei Picu Spekulasi Konflik Politik di Malra

112
×

Jelang Musda Golkar, Kematian Nus Kei Picu Spekulasi Konflik Politik di Malra

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LANGGUR,MM. — Kematian tragis Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tak hanya menyisakan duka, tetapi juga memunculkan tanda tanya besar terkait motif di balik aksi pembunuhan tersebut.

Nus Kei tewas setelah ditikam oleh orang tak dikenal (OTK) di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIT.

Peristiwa berdarah itu terjadi di area pintu kedatangan, tepatnya di Desa Ibra, Kecamatan Kei Kecil, saat korban baru saja tiba di Maluku Tenggara.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diserang secara tiba-tiba menggunakan senjata tajam ketika hendak keluar dari terminal.

Serangan berlangsung cepat dan terarah, memunculkan dugaan bahwa pelaku telah mengetahui pergerakan korban sebelumnya.

Kedatangan Nus Kei ke Langgur diketahui dalam rangka menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026.

Agenda tersebut dinilai strategis karena berkaitan dengan konsolidasi kekuatan politik di daerah.

Sejumlah pihak menilai, momentum menjelang Musda membuka kemungkinan adanya dinamika internal maupun eksternal yang berpotensi memicu konflik.

Namun hingga kini belum ada bukti yang mengarah pada motif politik sebagai penyebab utama pembunuhan tersebut.

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini. Hingga berita ini diturunkan, identitas pelaku masih belum diketahui.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut.
Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon juga belum mendapat respons.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran publik terhadap situasi keamanan di Maluku Tenggara, khususnya menjelang agenda politik penting dalam waktu dekat.

Aparat diharapkan segera mengungkap kasus ini guna mencegah spekulasi liar yang dapat memperkeruh kondisi sosial di masyarakat.(MM)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *