Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahEkonomi

Maret 2026 Maluku Deflasi 0,75 Persen, Tekanan Harga Tahunan Tetap Terjaga

6
×

Maret 2026 Maluku Deflasi 0,75 Persen, Tekanan Harga Tahunan Tetap Terjaga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Provinsi Maluku mengalami deflasi secara bulanan (month to month/m-to-m) sebesar 0,75 persen pada Maret 2026. Meski demikian, tekanan harga secara tahunan masih terjaga dengan inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,40 persen.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Rabu (1/4/2026), di Ambon.

Selain deflasi bulanan, Maluku juga mencatat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,58 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 111,46.

 

“Pada Maret 2026, Maluku mengalami deflasi m-to-m sebesar 0,75 persen, dengan inflasi y-to-d 0,58 persen dan inflasi y-on-y 3,40 persen,” jelas Pattiwaellapia.

Secara tahunan, inflasi di Maluku masih dipengaruhi oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran. Tercatat, 10 dari 11 kelompok mengalami peningkatan indeks.

 

Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang melonjak hingga 9,55 persen. Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,10 persen serta kelompok kesehatan sebesar 5,68 persen.

 

Sementara itu, kelompok makanan, minuman dan tembakau—yang menjadi komponen utama konsumsi masyarakat—mengalami kenaikan sebesar 3,37 persen.

Kelompok lain yang turut mengalami inflasi antara lain pendidikan (2,84 persen), penyediaan makanan dan minuman/restoran (1,54 persen), rekreasi, olahraga dan budaya (1,42 persen), transportasi (0,67 persen), perlengkapan rumah tangga (0,64 persen), serta informasi, komunikasi dan jasa keuangan (0,18 persen).

 

Di sisi lain, hanya satu kelompok yang mencatat penurunan indeks, yakni pakaian dan alas kaki yang mengalami deflasi sebesar 1,64 persen.

Secara spasial, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 5,69 persen dengan IHK 112,89. Sementara itu, Kota Ambon mencatat inflasi terendah sebesar 3,19 persen dengan IHK 111,76.

 

Deflasi bulanan yang terjadi pada Maret 2026 menunjukkan adanya penurunan harga pada sejumlah komoditas dalam jangka pendek. Namun, tren inflasi tahunan yang tetap berada di atas 3 persen mengindikasikan tekanan harga masih relatif kuat, terutama pada sektor kebutuhan dasar seperti perumahan dan layanan kesehatan.

 

Kondisi ini menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi yang berlangsung. (MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *