Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Ambon Bertransformasi Menjadi Pusat Strategis Energi dan Jasa Kawasan Maluku

3
×

Ambon Bertransformasi Menjadi Pusat Strategis Energi dan Jasa Kawasan Maluku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Kota Ambon tak sekadar menjadi pusat pemerintahan, kini diproyeksikan tumbuh sebagai pusat strategis ekosistem energi dan jasa regional di Maluku. Langkah ini diambil bukan karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah, melainkan berkat keunggulan posisi geografis, infrastruktur, dan konektivitas yang dimiliki kota ini.

 

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan visi tersebut dalam pemaparannya di Maluku Business Forum 2026, yang diselenggarakan oleh Majelis Pengurus Wilayah ICMI Maluku, Minggu (1/11/2026).

 

Menurut Bodewin, posisi strategis Ambon terlihat jelas dari perannya selama ini,  kota Ambon tetap menjadi titik temu dan pusat aktivitas di seluruh Provinsi Maluku.

 

“Ambon tidak harus memiliki segala sumber daya alam untuk menjadi penting. Yang kita miliki adalah posisi, konektivitas, dan infrastruktur. Inilah modal besar kita,” ujar Bodewin.

 

Bandara Internasional Pattimura dan pelabuhan di Ambon kini telah menjadi gerbang utama bagi pergerakan orang dan barang, termasuk akses menuju proyek strategis nasional Blok Masela di Kepulauan Tanimbar. Ambon menjadi titik transit yang vital bagi pelaku industri energi yang beroperasi di wilayah Maluku.

 

Selain itu, keunggulan lain terletak pada fungsi kota sebagai pusat pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan. Kehadiran berbagai perguruan tinggi menjadi kekuatan untuk mencetak tenaga kerja lokal yang siap mengisi kebutuhan di sektor pengembangan energi.

 

Pemkot Ambon telah menyusun kerangka pengembangan melalui enam pilar utama:

Pelabuhan dan logistik, memperkuat arus distribusi barang; Peralatan dan distribusi , ketersediaan sarana penunjang operasional; Industri pengolahan, menambah nilai ekonomi di dalam kota; Pusat jasa regional, melayani kawasan Maluku, NTT, hingga Papua; Ekonomi digital, memanfaatkan teknologi yang terus berkembang; SDM dan kelembagaan  menyiapkan tenaga kerja berkualitas

 

Lebih dari Sekadar Transit

 

Bodewin menegaskan, Ambon juga memperkuat sektor jasa dan perdagangan agar setiap orang yang singgah di kota ini mendapatkan nilai tambah.

 

“Kita ingin siapa pun yang datang ke Ambon, baik untuk urusan bisnis maupun perjalanan,  tidak hanya sekadar menunggu jadwal keberangkatan. Mereka dapat memenuhi kebutuhan, berbelanja, menikmati wisata, dan berinteraksi dengan produk unggulan kita,” jelasnya.

 

Sektor yang terus diperkuat mencakup ketersediaan kebutuhan pokok, produk pertanian dan rempah, perikanan, ekonomi kreatif, serta pariwisata. Dengan demikian, pertumbuhan ekosistem energi di Maluku juga akan mendorong roda ekonomi masyarakat Ambon secara langsung.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *