Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Ikuti Arahan Pusat, Pemkot Ambon Pertahankan Kebijakan WFH: TPP Tetap Diberikan

2
×

Ikuti Arahan Pusat, Pemkot Ambon Pertahankan Kebijakan WFH: TPP Tetap Diberikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Pemerintah Kota Ambon berkomitmen melanjutkan penerapan sistem Bekerja dari Rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara, sejalan dengan keputusan Pemerintah Pusat yang disampaikan  Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari. Hal ini ditegaskan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena saat ditemui di Balai Kota, Rabu (5/8/2026).

 

“Kita laksanakan WFH sesuai petunjuk pusat. Terkait Tunjangan Kinerja Pegawai pun tidak ada perubahan, tetap disalurkan setengah bagian selaras dengan pembagian waktu kerja yang berlaku saat ini,” jelasnya.

 

Kebijakan ini bukan sekadar mengikuti aturan di atas, melainkan juga merespons kondisi riil di lapangan. Dengan jumlah pegawai yang mencapai sekitar 3.000 orang, ketersediaan ruang kerja di kantor pemerintahan dinilai belum memadai untuk menampung seluruhnya secara bersamaan.

 

“Penyesuaian sistem ini diambil demi kenyamanan dan kelancaran tugas, bukan hanya soal aspek keuangan saja. Kapasitas tempat duduk yang terbatas menjadi pertimbangan utama agar setiap pegawai tetap memiliki lingkungan kerja yang layak,” tambah Bodewin.

Meskipun sebagian tugas dilakukan dari rumah, Wali Kota memuji semangat dan dedikasi para ASN yang tetap berupaya hadir dan menyelesaikan tanggung jawabnya dengan sungguh-sungguh.

 

“Saya sangat menghargai kesadaran tinggi rekan-rekan pegawai. Meski diberi kesempatan bekerja fleksibel, rasa tanggung jawab membuat mereka tetap sigap menyelesaikan pekerjaan,” ujarnya.

 

Penerapan sistem ini didasari landasan hukum yang kuat, yaitu Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 4 Tahun 2025 tentang pola kerja fleksibel.

 

Bodewin menegaskan, apa pun bentuk kerjanya, pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. “Selama kebijakan ini berlaku, kita pastikan layanan publik tak terganggu, dan pemerintah senantiasa hadir menjaga keamanan serta kenyamanan seluruh warga Ambon,” pungkasnya.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *