Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaOlahraga

Soekarno Cup Liga Kampung Digelar di Ambon, Ajang Cari Bibit Pesepak Bola Masa Depan

9
×

Soekarno Cup Liga Kampung Digelar di Ambon, Ajang Cari Bibit Pesepak Bola Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. — Turnamen sepak bola Soekarno Cup Liga Kampung Zona 1 Pulau Ambon resmi dibuka di Lapangan Kodaeral IX Lease, Hallong, dengan semangat membangun persatuan dan mencari bibit atlet muda berbakat dari tingkat kampung.

 

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dibuka langsung oleh pembina kegiatan, Johan Rahantoknam, serta dihadiri sejumlah tokoh olahraga dan masyarakat.

 

Wali Kota Ambon yang juga Ketua Umum KONI Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Bodewin mengutip pandangan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang menempatkan olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan instrumen membangun kekuatan bangsa.

 

“Olahraga memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan mental generasi muda. Karena itu olahraga harus dikelola secara serius agar melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujar Bodewin.

 

Ia menilai sepak bola menjadi olahraga rakyat yang paling mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Menurutnya, rivalitas di lapangan tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“Boleh mendukung tim berbeda, tetapi tujuan kita sama, yaitu memajukan olahraga dan memperkuat persatuan masyarakat,” katanya.

 

Bodewin juga mengungkapkan dalam beberapa waktu terakhir Pemerintah Kota Ambon terus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga. Selain Soekarno Cup, sejumlah agenda olahraga lain juga telah digelar, seperti kejuaraan renang dan futsal.

 

Ke depan, Pemkot Ambon bersama KONI juga akan melaksanakan berbagai kompetisi olahraga lainnya, termasuk Piala Suratin, Turnamen Piala Wali Kota, hingga Pekan Olahraga Kecamatan yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

 

“Anak-anak muda adalah aset besar menuju Indonesia Emas 2045. Kita ingin memberi mereka ruang berkembang agar dari Ambon lahir atlet yang mampu membawa nama Maluku dan Indonesia ke tingkat lebih tinggi,” ujarnya.

 

Menurutnya, Soekarno Cup bukan hanya turnamen biasa, tetapi juga wadah pencarian bakat bagi pemain usia muda dari berbagai negeri dan kampung di Pulau Ambon.

Ia pun mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan etika selama kompetisi berlangsung.

 

“Pemain yang hebat bukan hanya soal kemampuan bermain bola, tetapi juga sikap dan etika. Sportivitas harus dijaga agar sepak bola menjadi sarana pendidikan karakter,” tegasnya.

Bodewin juga berpesan kepada perangkat pertandingan agar menjalankan tugas secara profesional dan adil.

 

“Wasit harus netral dan tidak memihak karena keputusan yang diambil bisa menentukan masa depan pemain muda,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Soekarno Cup, Ari Solissa, mengatakan turnamen tersebut bertujuan menjadi wadah pengembangan bakat pemain usia 17 tahun sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antarwarga di Pulau Ambon.

 

“Kami ingin turnamen ini menjadi ruang pembinaan sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat melalui olahraga,” ujarnya.

 

Ketua Asosiasi PSSI Kota Ambon, Saina Asri bin Tahir, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai kepedulian berbagai pihak terhadap pembinaan sepak bola usia muda menjadi modal penting untuk kemajuan olahraga di Kota Ambon.

 

“Di tengah berbagai tantangan, masih ada semangat dan kepedulian untuk membangun sepak bola daerah. Ini harus terus dijaga bersama,” pungkasnya.(MM-10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *