Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

PKU Akbar PNM di Malteng, Perkuat UMKM dan Kemandirian Ekonomi Warga

16
×

PKU Akbar PNM di Malteng, Perkuat UMKM dan Kemandirian Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

AMBON, MM. – Upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat terus digencarkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui berbagai program strategis. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PNM Cabang Ambon di Kabupaten Maluku Tengah, Senin (20/4/2026).

 

Mengusung tema “Nasabah Berdaya, Ekonomi Daerah Berjaya”, kegiatan ini menjadi ajang penguatan kapasitas bagi pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan, agar mampu berkembang dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Maluku Tengah, Kepala OJK Provinsi Maluku, Kepala BPS Maluku Tengah, serta perwakilan perbankan dan lembaga keuangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di daerah.

 

Pemimpin Cabang PNM Ambon, Taufiq Marsuki, menegaskan bahwa PNM tidak hanya berperan sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra pendamping bagi nasabah.

 

“Ketika nasabah, khususnya ibu-ibu pelaku usaha, mendapatkan akses pembiayaan yang dibarengi pendampingan, maka dampaknya sangat nyata terhadap kesejahteraan keluarga dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, pendekatan yang dilakukan PNM menitikberatkan pada peningkatan kapasitas usaha secara berkelanjutan, sehingga nasabah tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang secara mandiri dan kompetitif.

 

Data PNM Cabang Ambon menunjukkan, hingga saat ini sebanyak 21.731 nasabah di Kabupaten Maluku Tengah telah diberdayakan. Mereka tergabung dalam 1.263 kelompok usaha yang tersebar melalui 8 unit Mekaar dan 1 unit ULaMM.

 

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, memberikan apresiasi atas kontribusi PNM dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro.

 

“Kami sangat mengapresiasi peran PNM yang telah membantu masyarakat, terutama ibu-ibu, dalam mengembangkan usaha. Program ini sangat penting dalam memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

 

Menurutnya, program pemberdayaan seperti PKU Akbar memiliki dampak strategis dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat di daerah.

 

Melalui kegiatan ini, PNM berharap para nasabah dapat terus meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan usaha, serta memperkuat kemandirian ekonomi.

 

“PNM tidak hanya membangun modal finansial, tetapi juga modal intelektual dan sosial. Ini penting agar nasabah mampu berinovasi dan menjaga keberlanjutan usahanya,” tegas Taufiq.

 

PKU Akbar ini diharapkan menjadi momentum bagi para pelaku usaha ultra mikro untuk naik kelas, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah secara berkelanjutan.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *