Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Naik ke Kapal Perang, 65 Siswa SMP Hang Tuah Ambon Kenali Tugas Prajurit TNI AL

3
×

Naik ke Kapal Perang, 65 Siswa SMP Hang Tuah Ambon Kenali Tugas Prajurit TNI AL

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. — Sebanyak 65 siswa dan delapan guru SMP Hang Tuah Ambon mendapat pengalaman berbeda dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi langsung menyaksikan dari dekat kehidupan prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) di atas KRI Posepa-870, Rabu (19/8/2026).

 

KRI Posepa-870 yang merupakan unsur Satrol Kodaeral IX itu tengah bersandar di Dermaga Irian, Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon. Kunjungan edukatif tersebut menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kemaritiman sekaligus memahami bagaimana prajurit TNI AL menjalankan tugas menjaga keamanan laut dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Para siswa dan guru diterima langsung Komandan KRI Posepa-870, Mayor Laut (P) Muhammad Fachri Wardana, bersama jajaran prajurit kapal.

 

Bukan sekadar melihat kapal perang dari luar, para siswa diajak masuk dan mengenal berbagai bagian penting kapal. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai fungsi KRI dalam mendukung operasi TNI AL, perlengkapan kebaharian, prosedur keselamatan, hingga tugas patroli dalam menjaga wilayah perairan Indonesia.

 

Anjungan kapal menjadi salah satu titik yang paling menarik perhatian siswa. Di ruang kendali tersebut, para prajurit memperkenalkan fungsi komando, navigasi dan sistem pengamatan yang digunakan untuk memastikan kapal dapat beroperasi secara aman dan efektif.

Para siswa juga diperkenalkan secara dasar dengan radar, perangkat navigasi serta sejumlah peralatan yang mendukung pelaksanaan tugas kapal. Dari sana, mereka dapat melihat bahwa kehidupan prajurit TNI AL tidak hanya berkaitan dengan latihan dan operasi, tetapi juga menuntut disiplin, ketelitian, kerja sama serta tanggung jawab tinggi.

 

Kunjungan ini sekaligus membuka perspektif baru bagi generasi muda Ambon bahwa laut bukan sekadar ruang geografis yang mengelilingi Maluku, tetapi merupakan bagian penting dari kehidupan, ekonomi, budaya dan pertahanan Indonesia.

 

Sebagai daerah kepulauan, Maluku memiliki hubungan yang sangat erat dengan laut. Karena itu, pengenalan wawasan kebaharian sejak usia sekolah dinilai penting untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap potensi sekaligus tantangan wilayah maritim.

 

Melalui kegiatan tersebut, Kodaeral IX mendorong agar wawasan kemaritiman tidak berhenti sebagai pengetahuan teoritis di sekolah. Pengalaman langsung di atas kapal perang menjadi cara untuk mempertemukan pelajaran dengan realitas tugas prajurit di lapangan.

 

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan peran strategis TNI AL kepada generasi muda, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah laut dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

 

Bagi para siswa SMP Hang Tuah Ambon, kunjungan ke KRI Posepa-870 bukan sekadar agenda MPLS. Mereka mendapatkan gambaran langsung tentang bagaimana sebuah kapal perang dioperasikan, bagaimana prajurit bekerja dalam satu tim, serta nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab yang menjadi bagian dari kehidupan militer.

 

Dari geladak kapal perang, para siswa belajar satu hal penting: Indonesia adalah negara maritim, dan masa depan laut Indonesia juga berada di tangan generasi muda yang sejak dini mengenal, mencintai dan memahami lautnya. (MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *