AMBON, MM. — Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Rudy Irmawan memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Kamis (1/10/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh insan Adhyaksa untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam penegakan hukum yang berintegritas, profesional, dan berkeadilan.
Rudy Irmawan memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti Wakil Kepala Kejati Maluku Datuk Rosihan Anwar, jajaran asisten, koordinator, pejabat struktural, jaksa, serta pegawai tata usaha di lingkungan Kejati Maluku.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.
Dalam konteks penegakan hukum, nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting bagi aparat kejaksaan dalam menjalankan kewenangan secara bertanggung jawab. Penegakan hukum dituntut tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga menjunjung keadilan, integritas, profesionalitas, dan kepentingan masyarakat.
Kejati Maluku menegaskan bahwa semangat Pancasila harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan hukum. Disiplin, integritas, serta tanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
“Pancasila Pemersatu Bangsa” juga menjadi pesan bahwa keberagaman masyarakat Indonesia harus ditempatkan sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Upacara berlangsung dengan rangkaian pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, naskah ikrar, pengucapan Tri Krama Adhyaksa, hingga doa.
Petugas upacara antara lain Karel Sampe sebagai Wira Upacara, Aizit P. Latuconsina sebagai Komandan Upacara, Andi Abdi Negara Karim sebagai pembaca UUD 1945, Akhdan Bariq Naufal sebagai pembaca ikrar, serta Evan Apnaf Barik sebagai pengucap Tri Krama Adhyaksa.
Kajati Maluku berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat memperkuat semangat nasionalisme, kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh jajaran dalam menjalankan tugas negara.
Bagi institusi kejaksaan, nilai Pancasila ditegaskan bukan berhenti pada simbol dan upacara, tetapi harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang teguh dalam integritas, profesional dalam penegakan hukum, serta humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(MM-3)















