Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHeadline

Jelang HUT ke-91, Benhur : GPM Teguhkan Komitmen Hadirkan Pelayanan Kontekstual

4
×

Jelang HUT ke-91, Benhur : GPM Teguhkan Komitmen Hadirkan Pelayanan Kontekstual

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Gereja Protestan Maluku (GPM) tidak ingin menjadikan usia 91 tahun sekadar penanda perjalanan kelembagaan. Menjelang peringatan HUT pada 6 September 2026, GPM meneguhkan panggilannya untuk menghadirkan pelayanan yang kontekstual, sekaligus menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di tengah perubahan zaman.

 

Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG) Sinode GPM, Benhur G. Watubun, mengatakan gereja dituntut tidak hanya menjalankan rutinitas pelayanan, tetapi mampu membaca perubahan dan menghadirkan jawaban atas berbagai persoalan sosial, kemanusiaan dan lingkungan.

 

“GPM sebagai partisipan dalam Missio Dei (Misi Allah) terpanggil untuk menjawab berbagai persoalan riil di tengah masyarakat, mulai dari masalah kemiskinan, tantangan kesehatan, pendidikan, disrupsi digital, hingga krisis ekologi dan kemerosotan moral yang mengancam kehidupan,” kata Benhur, Rabu (2/9/2026).

 

Menurut Benhur, tantangan tersebut menjadi bagian dari panggilan GPM untuk terus memperkuat kualitas pelayanan dan memastikan gereja tetap relevan dengan kebutuhan umat serta masyarakat.

 

HUT ke-91 GPM tahun ini mengusung tema “Bersyukur dan Tekunlah Bermisi dengan Takut Akan Allah”, yang merujuk pada Mazmur 136:1-3 dan Pengkhotbah 4:17-5:6.

 

Tema tersebut, kata Benhur, mengandung tiga pesan penting dalam kehidupan gereja, yakni syukur sebagai wujud iman, misi sebagai arah pelayanan, dan takut akan Allah sebagai roh serta etika dalam menjalankan pelayanan. Ketiganya menjadi dasar agar pelayanan GPM tidak terjebak dalam rutinitas, tetapi memiliki arah dan integritas.

 

HUT ke-91 GPM juga memiliki arti strategis karena bertepatan dengan tahun pertama Dasawarsa V Tahap I Rencana Induk Pengembangan (PIP) dan Rencana Strategis (RIPP) GPM 2026-2035.

 

Periode tersebut menjadi fase penting bagi GPM untuk membangun pelayanan berkualitas di era teknologi digital dengan penekanan pada ketekunan para pelayan umat.

 

Rangkaian HUT ke-91 GPM telah diawali dengan pencanangan dalam ibadah Minggu jemaat pada 30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pekan Bina Keluarga dan Hari Keluarga GPM.

 

Penguatan keluarga menjadi salah satu perhatian utama. Keluarga sebagai Ecclesia Domestica atau Gereja Rumah Tangga didorong semakin berperan membentengi generasi muda dari dampak negatif dunia digital sekaligus menanamkan nilai-nilai moral Kristiani.

 

Sejumlah kegiatan pendukung berlangsung hingga 5 September 2026 di tingkat sinode, klasis dan jemaat. Kegiatan tersebut meliputi perlombaan olahraga dan seni, festival sains, lomba kreativitas berbasis teknologi digital, karnaval budaya serta aksi diakonal.

 

Panitia juga memberikan perhatian kepada para Tuagama, yakni pelayan pembantu ibadah di berbagai klasis. Aksi diakonal bagi Tuagama akan diserahkan pada puncak resepsi HUT GPM.

 

Puncak HUT ke-91 GPM akan berlangsung serentak di seluruh jemaat pada 6 September 2026 melalui ibadah syukur pukul 09.00 WIT. Ibadah kemudian dilanjutkan dengan resepsi bersama yang dijadwalkan berlangsung di Baeleo Oikumene pada malam hari.(MM-9)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *