Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Purnawiyata Gabungan SD & SMP Kristen Rehoboth Berlangsung Sukacita

8
×

Purnawiyata Gabungan SD & SMP Kristen Rehoboth Berlangsung Sukacita

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Suasana haru dan sukacita menyelimuti Aula Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Jumat (12/6/2026). Di tempat itu digelar acara Purnawiyata gabungan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Kristen Rehoboth untuk Tahun Ajaran 2025/2026.

 

Hadir sebagai tamu kehormatan, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta dan QQ ini menyampaikan selamat sekaligus pesan mendalam bagi seluruh lulusan. Turut hadir pimpinan Sinode GPM, Rektor UKIM, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ketua YPPK Dr. Jacob Bernadus Sitanala, jajaran pengurus yayasan, pengawas pendidikan, majelis jemaat, komite sekolah, para guru, orang tua, dan tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Ely mengajak semua yang hadir bersyukur atas berkat Tuhan sehingga acara berjalan lancar dan penuh makna. Ia menekankan bahwa purnawiyata bukan sekadar momen berpamitan. Lebih dari itu, ini adalah waktu merenungi perjuangan belajar sekaligus tanda dimulainya babak baru kehidupan.

 

Sekolah Kristen Rehoboth mendapat apresiasi istimewa dari Ely. Baginya, lembaga ini telah konsisten mencetak generasi unggul. Berpegang teguh pada nilai iman, sekolah ini tidak hanya mengasah kecerdasan akademik, tapi juga menempa karakter, integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pondasi moral dan rohani yang kuat.

 

“Pendidikan adalah investasi seumur hidup yang menentukan masa depan. Keberhasilan tidak cukup dilihat dari angka di atas kertas. Yang lebih berharga adalah kepribadian yang baik, rasa peduli, dan sikap menghormati sesama,” ujar Ely.

 

Kepada para siswa yang baru lulus, ia berpesan agar tidak berhenti melangkah. “Anggaplah kelulusan ini sebagai pintu gerbang menuju tantangan dan kesempatan yang lebih luas. Teruslah rajin belajar, gali bakatmu, dan pegang erat nilai-nilai yang telah diajarkan keluarga, gereja, dan sekolah. Biarkan iman dan kerja keras menjadi penunjuk jalanmu,” tambahnya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih tulus kepada orang tua yang menjadi guru pertama bagi anak-anaknya, serta para pendidik yang mengabdi dengan sepenuh.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *