Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Gubernur Salurkan 126 Hewan Qurban dan Bantuan Presiden Prabowo

4
×

Gubernur Salurkan 126 Hewan Qurban dan Bantuan Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Pemerintah Provinsi Maluku menyalurkan sebanyak 126 hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

 

Penyaluran hewan qurban tersebut dipusatkan di pelataran Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Senin (25/5/2026), dan dilakukan langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

 

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur menyerahkan secara simbolis satu ekor sapi qurban miliknya kepada Ketua Yayasan Al-Fatah Ambon. Selain itu, turut diserahkan tiga ekor sapi bantuan Pemerintah Provinsi Maluku kepada tiga pimpinan masjid lainnya di Kota Ambon.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa ibadah qurban tidak hanya dimaknai sebagai bentuk ritual keagamaan, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

 

“Ibadah qurban tidak sekadar menjadi ritual vertikal sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kita atas nikmat Allah SWT. Lebih dari itu, qurban memuat dimensi sosial yang sangat kuat,” kata Gubernur.

 

Menurutnya, pembagian daging qurban menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiah, memperkuat solidaritas sosial, sekaligus memastikan kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, terutama kaum duafa dan fakir miskin.

 

“Kita pastikan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

 

Gubernur menjelaskan, total bantuan hewan qurban yang disalurkan Pemerintah Provinsi Maluku tahun ini mencapai 126 ekor, terdiri dari sapi dan kambing. Selain itu, terdapat tambahan 17 ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang akan disalurkan ke 11 kabupaten/kota di Maluku.

 

“Hewan-hewan qurban ini tentu telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat untuk memastikan kelayakan konsumsi dan kesesuaiannya dengan syariat Islam,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan seluruh panitia qurban agar proses penyembelihan dan distribusi daging dilakukan secara higienis, tepat sasaran, dan mengutamakan masyarakat yang membutuhkan.

 

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Maluku, Faizal Ahmad menjelaskan, total 126 hewan qurban yang disalurkan terdiri dari satu ekor sapi milik Gubernur berbobot 650 kilogram, 100 ekor sapi dan 25 kambing lokal.

 

Selain itu, terdapat 17 ekor sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto dengan bobot bervariasi yang didistribusikan ke seluruh wilayah Maluku. Untuk Pemerintah Provinsi Maluku sendiri menerima satu ekor sapi berbobot 980 kilogram.

 

Di tempat berbeda, Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Maluku memastikan seluruh hewan qurban yang masuk ke Kota Ambon dalam kondisi sehat dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

 

Pengawasan dilakukan atas instruksi Kepala Dinas Pertanian Maluku, Ilham Tauda, melalui tim Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

 

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Maluku, Fahmi M. Yusuf mengatakan, pengawasan dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114 Tahun 2014.

 

“Pada tanggal 22 Mei 2026 kami telah melakukan pengawasan di 12 titik penampungan hewan kurban yang ada di Kota Ambon. Tim juga turun di kawasan Kate-kate untuk melakukan pemeriksaan terhadap ternak kambing dan sapi,” kata Fahmi.

 

Ia menjelaskan, hewan qurban yang masuk ke Ambon berasal dari sejumlah daerah sentra ternak di Maluku, seperti Kabupaten Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Tengah, Buru, Buru Selatan, Maluku Barat Daya, Maluku Tenggara dan Kota Tual.

 

Menurut Fahmi, pemeriksaan dilakukan melalui pengawasan antemortem atau pemeriksaan kesehatan sebelum hewan dipotong untuk memastikan ternak bebas penyakit dan memenuhi syarat syariat Islam.

 

“Kami memastikan hewan tidak cacat, kulitnya bersih dan tidak terdapat bercak-bercak yang mengarah pada penyakit tertentu,” ujarnya.

 

Ia memastikan hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya gejala penyakit menular seperti antraks, PMK, kutu maupun brucellosis pada hewan qurban yang diperiksa.

 

“Alhamdulillah kami tidak menemukan gejala ataupun penyakit pada sapi dan kambing calon hewan qurban yang akan dipotong,” katanya.

 

Fahmi juga memastikan sapi bantuan Presiden telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara ketat dan dipastikan aman dikonsumsi masyarakat.

 

“Kami pastikan hewan yang nanti disembelih aman untuk dikonsumsi masyarakat,” tegasnya.(MM-9)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *