Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Wali Kota Resmikan Pastori GPM Bukit Zaitun

8
×

Wali Kota Resmikan Pastori GPM Bukit Zaitun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Suasana penuh sukacita dan nuansa kekeluargaan mewarnai ibadah syukur pentahbisan serta peresmian Gedung Pastori II Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Bukit Zaitun di kawasan Gunung Nona, Minggu (24/5/2026).

 

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat, panitia pembangunan, para donatur, serta semua pihak yang telah bekerja bersama hingga pembangunan gedung pelayanan itu dapat diselesaikan.

 

Menurut Wali Kota, berdirinya Gedung Pastori II bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol pertumbuhan iman, penguatan pelayanan gereja, dan wujud kebersamaan jemaat dalam membangun kehidupan rohani masyarakat.

 

“Pastori bukan hanya tempat tinggal pelayan Tuhan, tetapi menjadi rumah pelayanan, tempat penguatan iman, pusat doa, tempat konseling, dan ruang menghadirkan harapan bagi jemaat maupun masyarakat sekitar,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

 

Ia menilai pembangunan Pastori II menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan pelayanan gereja yang terus berkembang seiring bertambahnya jumlah jemaat dan luasnya cakupan pelayanan di lingkungan GPM Bukit Zaitun.

 

Wali Kota mengakui proses pembangunan tidaklah mudah karena membutuhkan pengorbanan, kerja sama, doa, dan komitmen dari banyak pihak. Karena itu, ia memberikan penghargaan kepada seluruh warga jemaat yang tetap setia mendukung hingga pembangunan dapat rampung dan diresmikan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menegaskan bahwa pembangunan Kota Ambon tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat dan penguatan nilai-nilai spiritual.

 

Menurutnya, kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan saling menghargai hanya dapat tercipta apabila nilai-nilai keagamaan terus dijaga dan diperkuat.

“Kota yang maju adalah kota yang masyarakatnya hidup dalam damai dan memiliki landasan spiritual yang kuat. Karena itu, pemerintah dan lembaga keagamaan harus terus berjalan bersama,” katanya.

 

Ia menambahkan, gereja memiliki peran besar dalam menjaga moral masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, dan membentuk generasi muda yang berkarakter dan peduli terhadap sesama.

 

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis tanpa dukungan seluruh elemen, termasuk gereja dan tokoh agama.

 

Wali Kota juga menyampaikan rasa syukur atas perkembangan Jemaat GPM Bukit Zaitun yang terus bertumbuh dari waktu ke waktu. Menurutnya, perjalanan panjang jemaat hingga mampu membangun fasilitas pelayanan baru menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan umat.

 

Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah, ia memastikan Pemerintah Kota Ambon tetap berkomitmen memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk mendukung sarana pelayanan keagamaan.

 

“Kami berharap gedung ini menjadi awal pelayanan yang semakin kuat, semakin luas, dan semakin menyentuh masyarakat. Pastori ini harus menjadi rumah yang membawa damai dan pengharapan bagi semua orang,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga semangat persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini telah terbangun dengan baik.

“Gereja yang kuat bukan diukur dari megahnya bangunan, tetapi dari jemaat yang hidup dalam kasih, persaudaraan, dan saling menopang,” pesan Wali Kota.

 

Ibadah syukur dan peresmian Gedung Pastori II GPM Bukit Zaitun berlangsung penuh khidmat dan dihadiri majelis jemaat, para pendeta, panitia pembangunan, serta ratusan warga jemaat yang memadati lokasi kegiatan dengan penuh sukacita.(MM-10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *