Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Jalur Laut Ambon Kembali Disusupi Barang Ilegal, Tanduk Rusa dan Senjata Disita dari KM Nggapulu

7
×

Jalur Laut Ambon Kembali Disusupi Barang Ilegal, Tanduk Rusa dan Senjata Disita dari KM Nggapulu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. — Upaya penyelundupan bagian tubuh satwa dilindungi dan berbagai jenis senjata kembali terungkap di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Tim gabungan pengamanan yang melibatkan personel TNI AL Kodaeral IX bersama aparat terkait berhasil menggagalkan pengiriman barang ilegal melalui KM Nggapulu, Sabtu (23/5/2026).

 

Pengungkapan tersebut terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang di terminal keberangkatan kapal.

 

KM Nggapulu diketahui singgah di Ambon dengan rute pelayaran dari Ternate, Maluku Utara menuju Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

 

Kecurigaan petugas bermula ketika salah satu paket bawaan penumpang terdeteksi mencurigakan saat melewati mesin X-Ray. Tim pengamanan kemudian melakukan pemeriksaan manual secara lebih mendalam terhadap paket tersebut.

 

Dari hasil pemeriksaan, aparat menemukan enam buah tanduk rusa yang diduga merupakan bagian tubuh satwa dilindungi. Selain itu, petugas juga mengamankan dua pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm serta sejumlah senjata tajam berbahaya.

 

Barang berbahaya yang ditemukan terdiri dari empat bilah parang, satu samurai, tiga badik, dan satu kerambit yang diduga dibawa tanpa dokumen maupun izin resmi.

Seluruh barang bukti kemudian langsung diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

 

Bagian tubuh satwa dilindungi diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Maluku guna proses penanganan sesuai aturan konservasi, sementara senapan angin dan senjata tajam diserahkan ke pihak kepolisian di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

 

Keberhasilan pengungkapan ini kembali menyoroti tingginya potensi jalur laut Maluku dimanfaatkan sebagai lintasan penyelundupan barang ilegal, baik perdagangan satwa liar maupun distribusi senjata tajam.

 

Pelabuhan penumpang yang padat aktivitas dinilai masih menjadi target empuk pelaku karena memungkinkan barang disamarkan di antara arus penumpang dan logistik.

 

Pihak pengamanan pelabuhan menegaskan pengawasan terhadap kapal penumpang akan terus diperketat guna mencegah masuk dan keluarnya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan maupun mengancam kelestarian satwa liar di Indonesia.

 

Meski ditemukan upaya penyelundupan, kondisi keamanan di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dilaporkan tetap aman dan terkendali dengan pengawasan intensif aparat gabungan.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *