AMBON,MM. — Sebanyak 200 wisudawan Politeknik Negeri Ambon (Polnam) resmi menuntaskan pendidikan mereka dan langsung menerima ijazah dalam momentum Wisuda XXI Program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan, Kamis (30/4/2026).
Prosesi yang berlangsung dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat di Auditorium kampus itu bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi titik refleksi perjalanan institusi dalam mencetak sumber daya manusia vokasi yang siap bersaing di dunia kerja.
Direktur Polnam, Dady Mairuhu, dalam sambutannya menegaskan bahwa para lulusan yang diwisuda hari ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia industri dan pembangunan daerah.
“Ini adalah puncak dari perjuangan panjang para mahasiswa. Namun lebih dari itu, ini adalah awal dari tanggung jawab baru untuk berkontribusi di masyarakat,” ujarnya.
Lulusan Vokasi Didorong Masuk Dunia Industri
Berbeda dengan perguruan tinggi akademik, Polnam menempatkan orientasi lulusan pada kesiapan kerja. Oleh karena itu, penyerahan ijazah secara langsung pada hari wisuda menjadi simbol kesiapan lulusan untuk segera terjun ke dunia profesional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Polnam terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, baik di dalam negeri maupun luar negeri, guna memastikan kurikulum yang diterapkan selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
Selain itu, peningkatan kualitas program studi, pengembangan fasilitas kampus, serta peningkatan kompetensi dosen menjadi fokus utama dalam mendorong daya saing lulusan.
Wisuda Terakhir Sang Direktur
Momentum wisuda kali ini juga memiliki makna khusus bagi Dady Mairuhu. Setelah kurang lebih delapan tahun memimpin, ia menutup masa jabatannya dengan prosesi wisuda yang penuh haru dan kebanggaan.
Menurutnya, perjalanan memimpin Polnam tidak lepas dari berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sarana prasarana, dinamika kebijakan pendidikan nasional, hingga dampak pandemi yang sempat mengganggu proses belajar mengajar.
“Delapan tahun adalah perjalanan panjang. Banyak tantangan yang kita hadapi bersama, namun kita tetap bertumbuh dan terus berbenah,” ungkapnya.
Selama masa kepemimpinannya, Polnam mencatat sejumlah capaian penting, termasuk penambahan program studi, pembangunan fasilitas pendidikan, serta perluasan jaringan kerja sama internasional di kawasan Eropa dan Asia.
Hal ini menunjukkan posisi Polnam sebagai salah satu institusi vokasi yang semakin diperhitungkan di kawasan timur Indonesia, khususnya dalam mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil di Maluku.
Apresiasi untuk Orang Tua dan Civitas Akademika
Dalam kesempatan tersebut, Mairuhu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Polnam.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan para wisudawan bukan hanya hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen kampus.
Dengan dilepasnya 200 lulusan baru, Polnam kembali menegaskan perannya sebagai pencetak tenaga terampil yang siap terjun ke dunia kerja. Di tengah tantangan global dan persaingan yang semakin ketat, lulusan vokasi diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang adaptif dan kompeten.(MM-3)
















