AMBON,MM. – Gelombang antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Ambon dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Situasi ini bahkan mendorong sebagian warga melakukan pembelian berlebih karena takut kehabisan stok.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa (HL), menegaskan bahwa pasokan BBM di wilayah Maluku sejatinya dalam kondisi aman dan mencukupi.
Ia menyampaikan, berdasarkan penjelasan resmi dari Pertamina Patra Niaga, tidak terjadi kelangkaan BBM sebagaimana yang dikhawatirkan masyarakat.
“Tidak perlu panic buying. Pasokan BBM cukup untuk beberapa waktu ke depan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Menurut Lewerissa, antrean panjang yang terjadi lebih dipengaruhi faktor psikologis masyarakat, yang dipicu oleh informasi yang belum tentu terverifikasi dan beredar luas di media sosial.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.
“Dengan jaminan dari Pertamina, masyarakat tidak perlu panik. Isi BBM seperti biasa,” tutupnya.(MM-9)
















