Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahEkonomi

Sambut Ramadan 1447 H, BI Maluku Siapkan Rp889 Miliar dan 54 Titik Penukaran Uang

22
×

Sambut Ramadan 1447 H, BI Maluku Siapkan Rp889 Miliar dan 54 Titik Penukaran Uang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. — Menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Maluku memperkuat layanan penukaran uang rupiah agar lebih mudah diakses dan merata di seluruh kabupaten/kota.

Melalui siaran pers yang diterima Selasa (24/2/2026), BI Maluku menyampaikan bahwa Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 resmi dimulai pada 23 Februari hingga 15 Maret 2026 di berbagai wilayah Maluku.

 

Pelaksana Tugas Kepala KPwBI Provinsi Maluku, Wahyu Indra Sukma, dalam pembukaan SERAMBI 2026 di Gedung Lama BI Maluku, Ambon, menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk menjaga kelancaran sistem pembayaran, baik tunai maupun non-tunai, selama periode Ramadan dan Idulfitri.

“Sinergi dengan perbankan dan pemangku kepentingan terus diperkuat agar layanan penukaran dapat diakses secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.

 

Tahun ini, BI Maluku menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp889 miliar, meningkat sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp632 miliar. Peningkatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas selama Ramadan dan Idulfitri.

 

Dalam pelaksanaannya, SERAMBI 2026 mengusung tiga strategi utama. Pertama, memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar dalam jumlah memadai guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan perbankan selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI).

 

Kedua, memperluas jangkauan layanan penukaran melalui sinergi dengan 19 bank di Kota Ambon yang akan melayani penukaran pada 5–6 Maret 2026 sesuai paket yang telah ditetapkan. Layanan juga tersedia melalui Kantor Kas Titipan Bank Indonesia di BPD Maluku Malut Cabang Namlea dan Saumlaki, serta BRI Cabang Langgur, guna memastikan distribusi uang berjalan lancar dan tepat sasaran.

Secara keseluruhan, layanan penukaran uang tersedia di 54 titik yang tersebar di wilayah Maluku, termasuk melalui kas keliling ritel, kas keliling terpadu, serta layanan tematik di wilayah tertentu dan daerah 3T melalui program SERAMBI Pela Gandong dan SERAMBI Lintas Nusa.

 

Ketiga, BI Maluku mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi non-tunai yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, transfer dana menggunakan BI-FAST, serta pembayaran berbasis QRIS.

 

Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan akses, penukaran uang dilakukan melalui mekanisme paket maksimal Rp5,3 juta per orang yang dapat dipesan secara daring melalui Aplikasi PINTAR di https://pintar.bi.go.id⁠. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memilih jadwal, lokasi, dan pecahan uang sesuai kebutuhan.

Selain layanan penukaran, BI Maluku juga mengedukasi masyarakat agar mengenali keaslian rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat rupiah dengan prinsip 5J Plus: Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, Jangan dibasahi, dan Jangan disetrika.

 

Dengan sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, akselerasi pembayaran digital, serta partisipasi aktif masyarakat, BI Maluku berharap stabilitas sistem pembayaran dan perekonomian daerah tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri 2026. (MM-3)

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *