AMBON, MM. – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hadir langsung memeriahkan syukuran genap satu abad Jemaat GPM Galala–Hative Kecil (Gatik),hari Rabu (2/9/2026).
Perhelatan bersejarah ini dihadiri Presidium PGI, pimpinan Sinode GPM, Forkopimda, Wali Kota Ambon, tokoh adat, raja negeri, hingga ribuan warga jemaat.
Gubernur menyampaikan penghargaan mendalam atas perjalanan iman yang telah berjalan sejak 2 September 1926. Ia menekankan: penyatuan dua negeri ini adalah bukti hidup bahwa persaudaraan sejati lahir ketika kita berani meletakkan ego di bawah dan saling merangkul dalam kasih Kristus.
“Seratus tahun Gatik bukan sekadar catatan waktu, melainkan satu abad kita merenda benang persaudaraan di tengah perbedaan. Inilah teladan berharga bagi seluruh Maluku,” ujarnya. Ia juga mengingatkan, pembangunan tak cukup hanya dengan jalan dan gedung.
Fondasi utama kemajuan Maluku ada pada pembangunan hati, kepercayaan, dan kebersamaan. Sinergi erat antara pemerintah, rumah ibadah, dan masyarakat adalah kunci melangkah menuju masa depan yang adil dan sejahtera. “Mari kita rawat dan hiasi warisan indah ini untuk abad yang baru,” pesannya menutup.(MM10)















