AMBON, MM. – Pemerintah Kota Ambon tetap memberikan insentif bagi para Marboth dan penjaga rumah-rumah ibadah di tahun 2026, sebagaimana telah dilakukan pada tahun 2025. Kepala Bagian Kesra Pemkot Ambon, Moh. A. Waliulu, menyatakan bahwa program ini merupakan konsekuensi logis dari program prioritas Wali Kota Ambon dan Wakilnya.
“Untuk ketahuan dari ibu bapak sekalian bahwa info dari Beta punya kasubag, ini seperti tahun kemarin pak. Tetap dibayarkan dan jalan seperti biasa dan itu setiap 3 bulan sekali pak,” ujar Waliulu.
Meskipun baru masuk dalam lingkungan Kesra Kota Ambon dan belum banyak mengetahui program kerja dari lembaga yang baru dipimpinnya ini, Waliulu menjelaskan, dari laporan stafnya Hingga Desember 2025, jumlah para Marboth dan tuagama atau penjaga rumah-rumah ibadah di kota Ambon yang menerima insentif dari pemerintah kota sebanyak 869 orang. Waliulu berharap agar para penjaga rumah-rumah ibadah yang telah mendapat sentuhan dari pemerintah kota Ambon ini agar tetap menjalankan tugasnya secara maksimal dalam menjaga rumah ibadah dengan baik.
“Insentif ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para penjaga rumah ibadah,” tambah Waliulu. Pemerintah kota Ambon juga mempertimbangkan kemampuan anggaran kota yang tersedia untuk meningkatkan insentif bagi para penjaga rumah ibadah.
“Pemerintah memberikan insentif perbulan Rp 150 ribu. Jika perintah menyesuaikan dengan anggaran, siapa tahu lebih dari itu, tergantung Pak Wali Kota dan ibu Wakil Wali Kota, dengan tentu saja memperhitungkan kemampuan anggaran kota yang tersedia,”pungkasnya. (MM-3)
















