Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHeadline

Nelayan Kairatu Hilang di Laut, Perahu Ditemukan Kosong

3
×

Nelayan Kairatu Hilang di Laut, Perahu Ditemukan Kosong

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Seorang nelayan asal Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dilaporkan hilang setelah perahu yang digunakannya ditemukan dalam kondisi kosong di perairan Pantai Desa Kairatu, Rabu (12/8/2026) pagi.

 

Korban diketahui bernama Dedi Suneth (46), laki-laki. Hingga Rabu siang, keberadaannya belum diketahui dan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

 

Informasi kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon dari Fathin Tuasamu, seorang warga, sekitar pukul 11.00 WIT.

 

Berdasarkan laporan yang diterima petugas, Dedi Suneth berangkat melaut sekitar pukul 05.30 WIT untuk mencari ikan di sekitar perairan Pantai Desa Kairatu.

 

Namun sekitar pukul 07.00 WIT, nelayan setempat menemukan perahu milik korban dalam keadaan kosong. Korban tidak berada di dalam perahu tersebut.

Kecurigaan korban terjatuh dan tenggelam menguat karena korban disebut memiliki riwayat penyakit ayan. Keluarga bersama masyarakat setempat kemudian melakukan pencarian secara mandiri, tetapi hingga laporan diterima Kantor SAR Ambon, korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian awal tidak membuahkan hasil, menyebabkan keluarga dan masyarakat kemudian meminta bantuan Basarnas.

 

Tim SAR Dikerahkan

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 11.20 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menuju lokasi.

Tim bergerak melalui jalur darat menggunakan truk personel yang dilengkapi peralatan SAR air menuju Pelabuhan Feri Hunimua, Liang. Dari Hunimua, tim akan melanjutkan perjalanan melalui jalur laut menuju Desa Waipirit, Kabupaten SBB, sebelum meneruskan perjalanan menuju Dusun Leamahu.

 

Kantor SAR Ambon menyebutkan, tim rescue masih dalam perjalanan menuju Desa Waipirit dengan estimasi tiba sekitar pukul 15.00 WIT.

 

Setibanya di lokasi, personel SAR akan berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat untuk memperluas operasi pencarian terhadap korban, termasuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir perahu korban ditemukan.

 

Puluhan Personel Terlibat

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan. Dari Kantor SAR Ambon, sebanyak empat rescuer diterjunkan.

Selain itu, operasi turut melibatkan satu personel Polair, dua personel BPBD Kabupaten SBB, serta sekitar 20 warga masyarakat.

Untuk mendukung pencarian di laut, tim membawa sejumlah peralatan, yakni satu unit truk personel, satu unit rubber boat, tiga set alat selam, satu unit kompresor selam, serta tiga unit long boat milik nelayan.

Penggunaan peralatan selam menjadi salah satu bagian penting dalam operasi apabila pencarian mengarah pada dugaan lokasi korban tenggelam.

 

Cuaca Berawan, Gelombang 1,25 Meter

Dalam pelaksanaan operasi, kondisi cuaca di wilayah perairan turut menjadi perhatian tim SAR.

Informasi Kantor SAR Ambon menyebutkan kondisi cuaca berawan, dengan angin bertiup dari arah Timur Laut hingga Barat Laut dengan kecepatan sekitar 8–28 knot.

Sementara itu, tinggi gelombang berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter.

 

Tim SAR akan menyesuaikan pola pencarian dengan kondisi cuaca dan keselamatan personel selama operasi berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, Dedi Suneth masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Operasi pencarian akan terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan bersama masyarakat di sekitar perairan Desa Kairatu dan wilayah yang dinilai memiliki kemungkinan menjadi lokasi korban.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *