AMBON, MM. – Di tengah kemeriahan dua perayaan besar: HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan ulang tahun ke-451 Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela menegaskan perlunya memperkokoh kembali tali persaudaraan yang menyatukan seluruh warga.
Pernyataan tegas ini disampaikannya dalam dialog kebangsaan yang juga dihadiri Wali Kota Ambon dan Kapolresta Ambon, Senin (11/8/2026). Menurutnya, momentum bersejarah ini adalah waktu yang tepat untuk mengubah pola pikir seluruh generasi Ambon agar semakin erat bersatu padu.
“Nilai persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan tak boleh sekadar diucap di atas panggung—ia harus nyata dalam setiap langkah kehidupan sehari-hari,” ujar Morits merujuk pesan dari narasumber lain.
Ia mengajak warga mengubah sikap: berhenti menabuh genderang pertikaian, dan mulailah berperan sebagai penenang. “Janganlah kita menjadi api yang makin membesarakan gesekan sekecil apa pun. Jadilah air yang mendinginkan ketegangan, menjembatani selisih paham, serta meredam segala potensi konflik,” tegasnya.
Morits pun mengingatkan bahaya yang sering dianggap remeh: pertengkaran tak berujung di media sosial. Jika energi warga habis hanya untuk saling bersilang pendapat dan berperang kata di dunia maya, suasana damai kota akan terganggu dan pembangunan pun terhambat.
Lebih jauh, ia menyoroti perlunya benteng pertahanan bersama. “Kita harus mampu melindungi diri dari serbuan propaganda—baik yang datang dari luar maupun yang tumbuh dari kesalahpahaman di tengah kita sendiri. Rasa solidaritas khas orang Ambon harus dikumpulkan kembali agar kita tak mudah dipecah belah,” imbuhnya.
Terakhir, Morits menegaskan persatuan adalah syarat mutlak. “Mustahil kita melangkah menuju kemajuan jika fondasi persatuan kita retak. Momen seperti inilah yang mengingatkan: hanya dengan bersatu, Ambon akan terus melaju,” pungkasnya.(MM10)
















