AMBON, MM. – Arus penumpang angkutan udara di Provinsi Maluku mengalami penurunan pada Agustus 2026. Sebaliknya, aktivitas angkutan laut menunjukkan peningkatan, terutama pada jumlah kunjungan kapal serta volume barang yang dimuat dan dibongkar melalui pelabuhan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS) melalui kanal YouTube BPS Provinsi Maluku, mengungkapkan, jumlah pesawat yang datang ke Maluku pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 723 pesawat, turun 7,54 persen dibandingkan Juli 2026.
Sementara itu, jumlah kunjungan kapal justru meningkat 9,63 persen, dari bulan sebelumnya menjadi 956 kapal.
Penurunan juga terjadi pada pergerakan penumpang angkutan udara domestik. Jumlah penumpang yang berangkat pada Agustus 2026 tercatat 32.974 orang, turun 4,32 persen dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 34.464 orang.
Kondisi serupa terjadi pada penumpang yang datang. BPS mencatat, jumlah penumpang udara domestik yang tiba di Maluku sebanyak 39.255 orang, turun 12,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 44.742 orang.
Di sektor angkutan laut, pergerakan penumpang menunjukkan kondisi berbeda. Pada Pelabuhan Utama Yos Sudarso, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Agustus 2026 mencapai 47.739 orang, naik 2,29 persen dibandingkan Juli 2026 sebanyak 46.671 orang.
Namun, jumlah penumpang yang berangkat melalui tujuh pelabuhan pengumpul justru menurun 5,66 persen, dari 52.395 orang pada Juli menjadi 49.432 orang pada Agustus 2026.
Dari sisi angkutan barang, volume barang dan bagasi yang dimuat menggunakan angkutan udara tercatat 557,13 ton, turun 4,45 persen dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 583,10 ton.
Sebaliknya, aktivitas angkutan barang melalui laut mengalami peningkatan. Volume barang yang dimuat pada Agustus 2026 mencapai 125,59 ribu ton, naik 13,34 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 110,80 ribu ton.
Peningkatan lebih besar terjadi pada volume barang yang dibongkar melalui angkutan laut. BPS mencatat, jumlahnya mencapai 200,43 ribu ton, naik 23,42 persen dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebanyak 162,40 ribu ton.
Data tersebut memperlihatkan bahwa pada Agustus 2026, sejumlah indikator transportasi udara di Maluku mengalami penurunan, terutama pergerakan penumpang. Sementara itu, transportasi laut mencatat peningkatan kunjungan kapal serta aktivitas bongkar muat barang, meskipun pergerakan penumpang di tujuh pelabuhan pengumpul mengalami penurunan.(MM-3)















