Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Jembatan Waisawa Hampir Rampung, Kodaeral IX Perkuat Akses Warga Dusun Sawa Lewat Karya Bakti TNI AL

9
×

Jembatan Waisawa Hampir Rampung, Kodaeral IX Perkuat Akses Warga Dusun Sawa Lewat Karya Bakti TNI AL

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM – Pembangunan Jembatan Gantung Waisawa di Dusun Sawa, Negeri Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, memasuki tahap akhir. Proyek yang dikerjakan melalui program Karya Bakti TNI AL oleh Kodaeral IX bersama masyarakat setempat itu diharapkan segera menjadi solusi bagi kebutuhan akses transportasi warga sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat pesisir.

 

Harapan tersebut mengemuka saat Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX, Hanarko Djodi Pamungkas, meninjau langsung progres pembangunan jembatan sekaligus menyapa warga Dusun Sawa, Rabu (10/6/2026).

 

Kunjungan orang nomor satu di jajaran Kodaeral IX itu menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap pelaksanaan karya bakti yang melibatkan prajurit TNI AL dan masyarakat secara bergotong royong. Selain memantau pekerjaan di lapangan, Dankodaeral juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung manfaat yang akan diperoleh setelah jembatan tersebut selesai dibangun.

 

Menurut Hanarko, pembangunan Jembatan Gantung Waisawa merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam membantu memperkuat infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan kawasan yang masih memiliki keterbatasan akses.

 

“Pembangunan ini bukan hanya tentang membangun sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI AL dan masyarakat. Jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ujarnya.

 

Jembatan yang mulai dikerjakan sejak awal Juni 2026 itu nantinya akan menjadi jalur penghubung penting bagi masyarakat Dusun Sawa. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jembatan juga diyakini akan memperlancar distribusi hasil kebun dan perikanan, memudahkan akses pelajar menuju sekolah, serta menunjang berbagai aktivitas sosial masyarakat.

 

Dalam peninjauan tersebut, Dankodaeral IX melihat langsung progres pekerjaan yang telah memasuki tahap penyelesaian. Ia juga memberikan motivasi kepada prajurit dan masyarakat yang terlibat agar tetap menjaga semangat gotong royong hingga proyek selesai dan dapat segera dimanfaatkan.

 

Kehadiran pimpinan TNI AL di lokasi pembangunan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama turut hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Pendeta Thomas Pattinasarany dan tokoh masyarakat Dusun Sawa yang akrab disapa Mama Yos.

 

Bagi warga, pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian TNI AL terhadap kebutuhan masyarakat. Selama ini, akses yang terbatas kerap menjadi kendala bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

 

Program karya bakti yang digelar Kodaeral IX juga dinilai memperkuat hubungan antara TNI AL dan masyarakat. Melalui kerja bersama di lapangan, tercipta interaksi yang lebih dekat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun.

 

Dalam kunjungan itu, Dankodaeral IX didampingi Wakil Komandan Kodaeral IX, Muhammad Risahdi, Aslog Dankodaeral IX Kolonel Laut (T) Hendi Kitris, Kadister Kodaeral IX Kolonel Laut (KH) Frenky Jamris Akihary, serta Kadisfaslan Kodaeral IX Kolonel Laut (T) Anugrah.

 

Melalui pembangunan Jembatan Gantung Waisawa, Kodaeral IX menegaskan bahwa kehadiran TNI AL tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan negara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membantu percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku.

 

Program tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara aparat dan masyarakat dapat menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi kehidupan warga, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *