Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadlinePendidikan

Wali Kota Ambon Tegas: Tolak Titipan SPMB dan Larang Keras Tawuran Pelajar

6
×

Wali Kota Ambon Tegas: Tolak Titipan SPMB dan Larang Keras Tawuran Pelajar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya agar pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini berjalan bersih, adil, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi atau praktik titipan.

 

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, di hadapan seluruh kepala sekolah saat penandatanganan Fakta Integritas SPMB 2026 di Balai Kota Ambon, Rabu (20/05). Ia menegaskan seluruh proses penerimaan siswa baru harus mengikuti aturan yang berlaku, tanpa diskriminasi bagi siapa pun.

 

“Tidak ada lagi titipan, tidak ada pesan khusus untuk meloloskan siswa tertentu. Semua sekolah memiliki kualitas yang sama, dan setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang adil,” tegas Wattimena.

 

Ia juga menyebutkan bahwa penandatanganan fakta integritas ini menjadi bukti kesungguhan bersama untuk menjaga objektivitas dan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, saat ini masih banyak orang tua yang hanya memilih sekolah-sekolah tertentu, padahal Pemkot terus berupaya meningkatkan kualitas semua sekolah agar layanan pendidikan merata dan terbaik.

 

Selain soal penerimaan siswa, Wali Kota juga melontarkan peringatan keras terkait maraknya tawuran pelajar. Ia menanggapi beredarnya video yang memperlihatkan siswa SMP berkelahi sambil mengenakan seragam sekolah. Tindakan itu dinilai sangat buruk dan tidak bisa dibiarkan.

 

“Perilaku seperti itu tidak beradab dan tidak bisa ditoleransi. Saya minta kepala sekolah jangan takut bertindak. Lakukan pembinaan dan libatkan orang tua. Jika masih tidak berubah, keluarkan dari sekolah, dan tidak boleh diterima lagi di sekolah mana pun se-Kota Ambon,” tandasnya.

 

Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk akhlak, karakter, dan kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, kepala sekolah bertanggung jawab penuh atas perilaku muridnya.

 

Pemkot Ambon siap mendukung penuh setiap kebijakan sekolah untuk menegakkan aturan. Diharapkan lewat langkah tegas ini, SPMB berjalan lancar dan bersih, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan bermartabat. (MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *