Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahPendidikan

Festival Pendidikan Dibuka Wagub, Maluku Pacu Generasi Berdaya Saing Global

10
×

Festival Pendidikan Dibuka Wagub, Maluku Pacu Generasi Berdaya Saing Global

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. — Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, secara resmi membuka Festival Pendidikan Maluku Tahun 2026 dengan penekanan kuat pada pentingnya peningkatan daya saing talenta generasi muda di tingkat nasional hingga global.

 

Dalam sambutannya, Vanath menegaskan bahwa kegiatan festival ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia (SDM) Maluku yang terarah dan berbasis regulasi nasional.

“Saya menyambut baik kegiatan ini karena mampu menjawab Sapta Cita ‘Par Maluku Pung Bae’. Visi pembangunan kebudayaan yang kita dorong tidak lahir dari ruang kosong, tetapi berakar pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan serta Perpres Nomor 108 Tahun 2024 tentang Desain Besar Manajemen Talenta Nasional,” ujar Vanath.

 

Namun di balik optimisme tersebut, Wagub juga menyampaikan keprihatinan serius terkait posisi talenta Maluku yang dinilai masih kerap dipandang sebelah mata, khususnya di bidang sains, teknologi, dan seni budaya.

 

Menurutnya, kondisi ini harus dijawab dengan langkah-langkah konkret dan terukur, mulai dari pembinaan hingga penciptaan ruang kompetisi yang sehat bagi pelajar.

“Kita perlu melahirkan anak-anak Maluku yang memiliki kapasitas terukur. Tidak cukup hanya berbakat, tetapi juga harus terasah dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global,” tegasnya.

 

Festival Pendidikan 2026, lanjutnya, menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan daerah melalui penguatan ruang-ruang pengembangan talenta yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.

 

Kegiatan ini menghadirkan tiga pilar utama, yakni Gelar Seni Budaya Pelajar, Expo Karya Unggulan SMA/SMK, serta Pojok Literasi. Ketiganya dirancang sebagai wadah integratif antara kreativitas, inovasi, dan penguatan karakter pelajar.

 

Vanath berharap, melalui festival ini akan tercipta iklim kompetitif yang sehat dan produktif, yang tidak hanya melahirkan karya berkualitas, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang tangguh.

“Kompetisi ini harus melahirkan pribadi bermental pejuang, menjunjung sportivitas, terbuka terhadap keunggulan orang lain, serta mampu mengekspresikan potensi diri sebagai generasi bangsa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini ke depan. Menurutnya, Festival Pendidikan harus terus ditingkatkan kualitasnya agar menjadi ajang unggulan yang mampu menarik partisipasi lebih luas dari seluruh sekolah di Maluku.

 

“Ke depan, bukan tidak mungkin seluruh SMA, SMK, dan SLB di Maluku terlibat. Tapi yang terpenting adalah bagaimana kualitasnya terus ditingkatkan agar benar-benar menjadi ruang kreativitas yang inovatif dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.

 

Mengakhiri sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.

 

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para pelajar agar terus mengembangkan potensi diri dan tidak cepat puas dengan capaian yang ada.

“Kepada anak-anakku sekalian, terus tingkatkan talenta kalian. Masa depan Maluku ada di tangan kalian, dan prestasi terbaik menanti di depan,” tutup Vanath.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *