Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

HUT ke-81 TNI, Kodaeral IX Perkuat Kesiapsiagaan Jaga Kedaulatan Laut Maluku

10
×

HUT ke-81 TNI, Kodaeral IX Perkuat Kesiapsiagaan Jaga Kedaulatan Laut Maluku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menegaskan komitmennya memperkuat profesionalisme, kesiapsiagaan operasional, dan soliditas prajurit dalam menjaga keamanan serta kedaulatan wilayah laut Maluku.

 

Komitmen tersebut ditegaskan dalam upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Kodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Senin (5/10/2026).

 

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para perwira menengah, perwira pertama, bintara, tamtama serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodaeral IX.

 

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sahli E Pok Sahli Kodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Gatot Sudewo, mewakili Komandan Kodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H. yang pada waktu bersamaan bertindak sebagai Irup pada upacara HUT ke-81 TNI tingkat Provinsi Maluku di Lapangan Merdeka, Kota Ambon.

 

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

 

Tema tersebut menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak hanya bertumpu pada kemampuan pertahanan, tetapi juga membutuhkan kedekatan dan sinergi dengan masyarakat serta seluruh komponen bangsa.

 

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas dan kerja keras dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

Panglima TNI menegaskan, kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui pelaksanaan tugas secara profesional, disiplin, bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

 

Seiring semakin kompleksnya tantangan tugas, peningkatan kemampuan TNI harus dibarengi dengan penguatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia. Modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) juga harus berjalan seiring dengan kesiapan personel yang mengoperasikannya.

 

Kekuatan alutsista dan sumber daya yang dipercayakan negara, menurut amanat tersebut, harus dimanfaatkan secara optimal serta dipertanggungjawabkan dalam mendukung pelaksanaan tugas.

 

Di tengah dinamika lingkungan strategis dan ketidakpastian global, prajurit dan ASN TNI juga dituntut menerapkan budaya pengabdian “PRIMA”, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

 

Nilai tersebut menjadi pedoman agar setiap personel mampu berpikir, bersikap dan bertindak secara tepat dalam menghadapi perkembangan situasi serta tantangan tugas.

Bagi Kodaeral IX, pesan tersebut memiliki relevansi kuat mengingat karakteristik Maluku sebagai wilayah kepulauan dengan wilayah laut yang luas dan posisi strategis. Menjaga keamanan laut membutuhkan kesiapan personel, kemampuan operasional, soliditas satuan serta koordinasi yang kuat dengan berbagai unsur terkait.

 

Karena itu, momentum HUT ke-81 TNI menjadi penegasan kembali komitmen Kodaeral IX untuk meningkatkan daya tangkal, memperkuat kesiapsiagaan operasional dan meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika serta potensi ancaman di wilayah kerja.

 

Kodaeral IX juga menempatkan sinergi dengan masyarakat dan seluruh komponen bangsa sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

 

Dengan semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat”, Kodaeral IX berkomitmen terus hadir dalam menjaga keamanan dan kedaulatan laut Indonesia, sekaligus mendukung terciptanya stabilitas yang menjadi fondasi pembangunan nasional menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.(MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *