Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaHeadline

Maulid Nabi Momen Pembenahan Diri, Bodewin: ASN Harus Teladani Akhlak Rasulullah Saat Melayani

2
×

Maulid Nabi Momen Pembenahan Diri, Bodewin: ASN Harus Teladani Akhlak Rasulullah Saat Melayani

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Majelis Ta’lim Al-Madinah Pemerintah Kota Ambon menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah bertepatan tahun 2026 Masehi, yang berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center Ambon pada hari Rabu (30/9/2026). Mengusung tema “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah, Membangun SDM Berkualitas, Melayani Sepenuh Hati untuk Ambon Manis yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan dan aparatur sipil Pemkot Ambon.

 

Dalam arahannya, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengingatkan agar peringatan kelahiran Rasulullah tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial belaka, melainkan titik balik untuk menginternalisasi nilai-nilai luhur yang ditinggalkan Baginda Nabi ke dalam sikap dan perilaku sehari-hari, khususnya saat menjalankan tugas negara.

 

“Maulid bukan hanya kita kumpul dan berdoa setahun sekali untuk mengenang hari lahir beliau. Lebih dari itu, ini saatnya kita merenung, meniru jejak langkah, dan menjadikan akhlak beliau sebagai pedoman hidup,” tegas Bodewin.

 

Ia menekankan, keutamaan Rasulullah tercermin dari sifat jujur, dapat dipercaya, bijaksana, serta senantiasa mengutamakan kepentingan sesama. Nilai-nilai inilah yang wajib dipegang teguh oleh setiap pemimpin dan aparatur, karena menjadi pondasi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

 

Bodewin juga menegaskan bahwa kemajuan sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan gelar atau keahlian teknis. “Kecerdasan tanpa integritas ibarat pedang tajam di tangan yang salah—bukan memberi manfaat, justru mendatangkan kerusakan. Kompetensi tanpa hati yang peduli juga tidak akan melahirkan pelayanan yang menyentuh hati,” ujarnya.

 

Keteladanan Rasulullah, lanjutnya, tidak boleh hanya diingat saat suasana keagamaan seperti ini. “Harus tertanam dalam budaya kerja kita setiap hari, dari bangun pagi hingga selesai bertugas,” imbuhnya.

 

Ia pun mengajak seluruh elemen Pemkot Ambon melayani warga dengan ketulusan, tanpa membeda-bedakan. Pembangunan menuju “Ambon Manis” yang damai, inklusif, dan lestari hanya akan terwujud jika kita bersatu dalam toleransi, berbagi beban, dan saling menguatkan.

 

“Mari kita wujudkan pelayanan yang beradab, berintegritas, dan penuh kasih, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah,” pungkasnya.

 

Acara ditutup dengan kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga sekitar, sebagai wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian yang diwariskan Nabi.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *