Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHeadlinePendidikan

Sekolah Jarak Jauh Dibuka di Hakumeku, Negara Menjemput Anak-Anak di Wilayah Terpencil

6
×

Sekolah Jarak Jauh Dibuka di Hakumeku, Negara Menjemput Anak-Anak di Wilayah Terpencil

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PIRU,MM. — Pendidikan di wilayah terpencil kembali menghadapi persoalan klasik: jarak, kondisi geografis, dan keterbatasan akses. Di tengah tantangan tersebut, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tomalehu Barat resmi membuka layanan sekolah jarak jauh di Dusun Hakumeku, Desa Tuniwara, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (31/8/2026).

 

Pembukaan sekolah tersebut bukan sekadar seremoni pendidikan. Kehadiran SDN Tomalehu Barat di Hakumeku menjadi jawaban awal atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan dasar yang lebih dekat dan mudah dijangkau anak-anak. Selama ini, persoalan jarak menjadi salah satu tantangan serius bagi anak-anak di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

 

Akses menuju sekolah yang jauh berpotensi menjadi hambatan bagi keberlanjutan pendidikan, terutama bagi anak-anak usia sekolah yang berada di dusun dengan kondisi geografis terbatas. Karena itu, keberadaan sekolah jarak jauh di Hakumeku diharapkan mampu memutus mata rantai persoalan tersebut.

 

Kepala SDN Tomalehu Barat, Nikson J. Amrosila, menegaskan bahwa pembukaan layanan pendidikan di Hakumeku merupakan bagian dari upaya mendekatkan sekolah kepada masyarakat. Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya mudah diakses oleh anak-anak yang tinggal di pusat desa atau wilayah dengan infrastruktur yang lebih baik. Anak-anak di daerah terpencil juga memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dasar secara layak.

 

“Pendidikan merupakan hak seluruh anak bangsa,” menjadi pijakan penting dalam hadirnya layanan sekolah jarak jauh tersebut. Namun, peresmian sekolah sekaligus menghadirkan pekerjaan rumah yang tidak kecil. Sekolah jarak jauh tidak boleh berhenti pada pembukaan gedung atau dimulainya kegiatan belajar mengajar. Pemerintah perlu memastikan keberlanjutan tenaga pendidik, ketersediaan ruang belajar, sarana-prasarana, buku, fasilitas pendukung, serta kualitas proses pembelajaran. Sebab, membuka sekolah adalah langkah pertama; memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan berkualitas adalah tantangan berikutnya.

 

Kepala Desa Tuniwara, Nurdin Roamuly, menyambut positif kehadiran SDN Tomalehu Barat di Dusun Hakumeku. Menurutnya, sekolah tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Tuniwara.

 

Dukungan juga datang dari unsur pemerintah kecamatan, Koordinator Wilayah (Korwil) pendidikan, dan aparat keamanan. Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala SDN Tomalehu Barat Nikson J. Amrosila, Kepala Desa Tuniwara Nurdin Roamuly, perwakilan Korwil Abdurasid Silakan, perwakilan Kecamatan Kepulauan Manipa Thaha Warang, serta perwakilan Polsek Stenly Sapulete.

 

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa penyelenggaraan pendidikan di wilayah terpencil membutuhkan kerja bersama. Pemerintah desa, pemerintah kecamatan, satuan pendidikan, tenaga pendidik, hingga masyarakat harus berada dalam satu barisan untuk memastikan sekolah benar-benar berjalan. Hakumeku kini memiliki sekolah. Tantangannya adalah memastikan sekolah itu tetap hidup, guru tersedia, proses belajar berjalan dan anak-anak tidak kembali kehilangan hak pendidikan karena persoalan fasilitas maupun geografis.

 

Dengan dibukanya sekolah jarak jauh SDN Tomalehu Barat, masyarakat Dusun Hakumeku menaruh harapan besar agar tidak ada lagi anak yang harus menghadapi keterbatasan pendidikan hanya karena lahir dan tumbuh di wilayah terpencil.

 

Langkah tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pemerataan pendidikan di Kabupaten Seram Bagian Barat tidak cukup diukur dari berapa banyak sekolah yang dibangun, tetapi dari sejauh mana negara mampu memastikan setiap anak, termasuk mereka yang berada di pelosok kepulauan, benar-benar mendapatkan pendidikan yang layak dan berkelanjutan.(R-L)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *