AMBON, MM. – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Maluku tahun 2026 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di balik perayaan yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (19/8/2026), tersimpan pesan sejarah tentang perjalanan Maluku sekaligus kontribusinya dalam perjalanan panjang Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Usai mengikuti rangkaian perayaan HUT Provinsi Maluku, Kepala SMA Negeri 4 Ambon, Mezack Tentua, S.Th., M.Pd.K, menilai momentum tersebut memiliki makna penting, bukan hanya bagi masyarakat Maluku, tetapi juga dalam konteks sejarah nasional.
Menurutnya, sejarah Maluku tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, peringatan HUT provinsi harus menjadi momentum untuk mengingat kembali kontribusi daerah sekaligus membangun kesadaran generasi muda agar tidak kehilangan akar sejarah.
“Perayaan HUT Provinsi Maluku tahun 2026 ini merupakan momentum yang sangat bersejarah bagi Provinsi Maluku secara khusus, tetapi juga merupakan bagian dari momentum sejarah nasional,” ujar Tentua.
Ia menegaskan, kebanggaan sebagai warga Maluku harus diwujudkan bukan hanya melalui perayaan, tetapi melalui kerja nyata untuk membangun daerah.
“Sebagai kepala sekolah, saya sangat berbangga memiliki provinsi ini karena Maluku telah memberikan kontribusi besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Tentua berharap semangat HUT Provinsi Maluku tidak berhenti pada kemeriahan seremoni. Momentum tersebut, menurutnya, harus menjadi energi bersama untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki Maluku.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku untuk bergandengan tangan membangun daerah agar mampu mengejar ketertinggalan dan semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.
“Dengan segala potensi, kemampuan dan daya yang kita miliki, mari bersama-sama mengembangkan Provinsi Maluku agar tidak tertinggal dari provinsi lain dan mampu memberikan kontribusi lebih besar di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Pendidikan Harus Menjadi Fondasi
Di tengah momentum HUT Provinsi Maluku, Tentua memberikan perhatian khusus terhadap sektor pendidikan. Menurutnya, kemajuan Maluku tidak dapat dilepaskan dari kualitas pendidikan karena sekolah menjadi salah satu ruang utama untuk membentuk generasi yang memahami sejarah, mencintai daerah, sekaligus memiliki wawasan kebangsaan.
Pendidikan juga dinilai harus mampu melahirkan generasi Maluku yang tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai pelaku dan penggerak perubahan.
“Pendidikan di Maluku merupakan bagian dari perjuangan provinsi ini. Karena itu, pendidikan harus terus mendapat perhatian, terus maju dan berkembang demi kejayaan Indonesia,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan harapan agar peringatan HUT Provinsi Maluku 2026 menjadi titik refleksi untuk memperkuat komitmen bersama membangun daerah melalui pendidikan, kebudayaan, sumber daya manusia dan pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan.
“Dirgahayu Provinsi Maluku tahun 2026. Semoga Maluku semakin maju dan pendidikan semakin mendapat perhatian demi masa depan generasi serta kejayaan Indonesia,”pungkasnya (MM-3)
















