Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AmboinaDaerah

Pastori Bukan Sekadar Rumah Pendeta, Gubernur Maluku Ajak GPM Hadirkan Ruang Kasih bagi Umat

7
×

Pastori Bukan Sekadar Rumah Pendeta, Gubernur Maluku Ajak GPM Hadirkan Ruang Kasih bagi Umat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengajak Gereja Protestan Maluku (GPM) menjadikan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil sebagai ruang pelayanan yang menghadirkan kasih, pengharapan, dan solusi bagi kehidupan jemaat.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Ibadah Syukur Peresmian dan Pentahbisan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil di Gereja Imanuel, Sabtu (11/7/2026).
Ibadah syukur berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Ambon, pimpinan OPD Provinsi dan Kota Ambon, Ketua dan Sekretaris Majelis Pekerja Klasis Pulau Ambon Timur, unsur Forkopimcam, para raja, pendeta, panitia pembangunan, serta warga jemaat.

Usai mengikuti ibadah, Gubernur bersama Ketua MPH Sinode GPM dan Wali Kota Ambon meresmikan penggunaan Gedung Pastori I melalui penandatanganan prasasti dan pembunyian sirene, kemudian meninjau langsung fasilitas gedung yang akan digunakan untuk menunjang pelayanan gereja.
Dalam sambutannya, Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa pastori memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar bangunan tempat tinggal pendeta. Menurutnya, pastori merupakan pusat pelayanan, tempat lahirnya gagasan, doa, dan pendampingan bagi umat dalam menghadapi berbagai pergumulan kehidupan.

Ia berharap kehadiran gedung baru tersebut menjadi pemacu semangat bagi para pelayan gereja untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan yang penuh dedikasi, kepedulian, dan kasih kepada seluruh jemaat tanpa membedakan latar belakang.
Gubernur juga mengapresiasi peran GPM sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Maluku dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Nilai-nilai hidup orang basudara seperti Pela Gandong, Potong di Kuku Rasa di Daging, dan Ale Rasa Beta Rasa, menurutnya, harus terus dijaga dan diwariskan sebagai kekuatan sosial masyarakat Maluku.

Secara khusus, ia menitipkan harapan agar Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil dapat menjadi “Laboratorium Kasih”, yakni ruang yang melahirkan berbagai gagasan kreatif, memperkuat pelayanan pastoral, sekaligus menjadi rumah yang terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan penghiburan, penguatan iman, dan kasih Kristus.

Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan penghargaan kepada panitia pembangunan, para donatur, serta seluruh warga jemaat yang telah bekerja dan berkorban hingga pembangunan pastori dapat diselesaikan.
“Selamat atas peresmian dan pentahbisan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil. Kiranya gedung ini menjadi berkat bagi gereja, jemaat, dan masyarakat, serta terus menghadirkan terang kasih Kristus dalam kehidupan bersama,” ujar Gubernur. (MM-9)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *