Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Wali Kota Ambon: Gerakan Pramuka Harus Beradaptasi dengan Era Digital untuk Maju

7
×

Wali Kota Ambon: Gerakan Pramuka Harus Beradaptasi dengan Era Digital untuk Maju

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menekankan pentingnya Gerakan Pramuka untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital. Hal ini disampaikannya dalam acara Sosialisasi Pendataan Potensi Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka Nasional serta Bimbingan Teknis Aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas, yang berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen Gedung Balai Kota Ambon pada Rabu (4/3/2026).

 

Menurut Wattimena, sebuah organisasi yang baik harus mampu memahami kondisi lingkungan baik dari dalam maupun luar. “Gerakan Pramuka punya potensi dan sumber daya yang besar, tapi belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pembenahan internal dan pelatihan menjadi kunci agar semua potensi tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

 

Pada era di mana digitalisasi sudah menjadi keniscayaan, kata Wattimena, teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja organisasi. Aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas diharapkan bisa menjadi alat bantu yang mempermudah pekerjaan dan membawa Gerakan Pramuka menjadi lebih baik dan maju.

 

Selain itu, Wali Kota juga berharap Gerakan Pramuka bisa membantu mengurangi dampak negatif perkembangan zaman, seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan tawuran. “Kita butuh dukungan Pramuka untuk memberikan edukasi kepada anak-anak muda agar mereka tetap berada di jalur yang benar,” jelasnya.

 

Wattimena juga mengingatkan bahwa KTA Pramuka bukan hanya sebagai bukti keanggotaan, tapi juga menjadi sumber harga diri bagi setiap anggota. “KTA adalah bentuk pengakuan organisasi dan juga rasa bangga kita sebagai bagian dari Gerakan Pramuka,” ucapnya.

 

Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini oleh Kwarnas dan Kwarda. “Kita berharap setiap kegiatan yang dilakukan bisa memberikan dampak positif, baik bagi perkembangan organisasi itu sendiri maupun bagi kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wattimena menyebutkan bahwa perkembangan transaksi elektronik di Kota Ambon meningkat signifikan, mencapai hampir 70% dari total transaksi di Provinsi Maluku yang mencapai 100%. Oleh karena itu, ia mendorong Gerakan Pramuka untuk memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan partisipasi anggota, kualitas pendidikan kepramukaan, serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya gerakan ini.

 

“Gerakan Pramuka harus menjadi organisasi yang inklusif, terbuka bagi semua kalangan tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan,” tegasnya. Dengan demikian, diharapkan Gerakan Pramuka bisa menjadi organisasi yang kuat dan berpengaruh dalam masyarakat, sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup warga.(MM10)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *