Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHeadline

Wagub Vanath Ajak Umat Beragama Maluku Bicarakan Persamaan Dan Lupakan Perbedaan

86
×

Wagub Vanath Ajak Umat Beragama Maluku Bicarakan Persamaan Dan Lupakan Perbedaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Wakil Gubernur provinsi Maluku, Abdullah Vanath, dalam sambutannya pada acara doa bersama lintas agama di Gong Perdamaian Dunia, Sabtu, (22/11/2025), memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Doa Lintas Agama yang menjadi bagian dari rangkaian Perarakan Arca Kristus Raja Alam Semesta yang digelar oleh Paroki St. Joseph Passo.

 

Kegiatan ziarah Rohani berupa perarakan Kristus Raja Alam Semesta tersebut menampilkan kolaborasi lintas iman, termasuk penampilan tari Sambra oleh anak-anak Muslim dari Komunitas Amkay.

 

Dalam sambutannya, Wagub Vanath mengaku terharu melihat suasana kebersamaan yang terbangun melalui keterlibatan generasi muda dari berbagai agama.

 

“Kita menjadi senang. Ini potret yang baik menjelang Natal dan Tahun Baru. Saudara-saudara kita umat Kristiani akan merayakan Natal Kristus, dan kita semua perlu memberi dukungan,” ujar Wagub.

 

Ia menegaskan jika menjaga kerukunan dan saling mendukung antar umat beragama merupakan prioritas pemerintah daerah.

 

“Sama halnya seperti ketika saudara-saudara kita memberi dukungan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban saat umat Muslim merayakan Idul Fitri tahun kemarin,” tambahnya.

 

Menariknya Wagub Vanath menyebut koordinasi yang solid antar pemimpin agama selama ini menjadi kunci terciptanya keamanan dan stabilitas di Maluku.

 

“Saya senang, karena hingga hari ini para pimpinan umat di Maluku selalu bekerja sama. Itu kontribusi terbesar untuk memastikan Maluku tetap aman agar pembangunan bisa berlangsung baik,” tegasnya.

 

Lebih jauh Wagub di kesempatan itu memberi selamat atas terpilihnya kembali Prof. Latuapo sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam proses pemilihan yang berlangsung kondusif.

 

Wagub Vanath mengungkapkan salah satu riset yang dilakukan oleh seorang pemuda terkait pandangan para pemimpin agama tentang isu-isu keberagamaan.

 

“Hasil riset menunjukkan kesamaan pandangan pada 13 dari 15 pertanyaan. Ini membuktikan bahwa persamaan jauh lebih banyak. Kenapa kita sering salah paham? Karena setiap hari kita membahas perbedaan yang sedikit itu,” tuturnya.

 

Wagub kemudian mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk memperbanyak ruang dialog mengenai persamaan antar umat beragama, bukan sebaliknya.

 

Secara gamblang Wagub menjelaskan jika pemerintah memiliki peran untuk menjamin pelaksanaan ibadah seluruh umat beragama secara aman dan tertib.

 

“Yang tidak boleh adalah ketika satu kegiatan mengganggu yang lain. Di situlah pemerintah hadir memastikan semuanya berjalan baik,” jelasnya.

 

Doa bersama lintas agama tersebut dihadiri oleh Wali Kota Ambon, Pangdam XV/Pattimura, perwakilan Kapolda Maluku, TNI AL, serta lima pemimpin umat beragama di Maluku, yang kian memperkuat simbol persatuan di Bumi Raja-Raja.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya Wagub mengajak masyarakat Maluku untuk lebih banyak membicarakan persamaan-persamaan yang ada di dalam agama-agama daripada membicarakan perbedaan-perbedaan karena sesungguhnya yang sama itu lebih banyak sedangkan yang berbeda itu hanya sedikit. (MM-3)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *