Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Tiga KRI Koarmada III Tinggalkan Ambon, Kodaeral IX Dukung Operasi di Timur Indonesia

10
×

Tiga KRI Koarmada III Tinggalkan Ambon, Kodaeral IX Dukung Operasi di Timur Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Komando Daerah TNI Angkatan Laut IX (Kodaeral IX) memberikan dukungan penuh terhadap kesiapan tiga unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Komando Armada (Koarmada) III yang akan melanjutkan misi operasi di wilayah Timur Indonesia.

 

Ketiga kapal perang tersebut yakni KRI Panah-626, KRI Teluk Bintuni-520, dan KRI Teluk Lada-521, bertolak dari Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku, Minggu (8/3/2026).

 

Keberangkatan tiga unsur KRI tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan berbagai operasi TNI AL sekaligus mendukung strategi logistik dan pengamanan wilayah perairan di kawasan timur Indonesia.

 

KRI Panah-626 yang dikomandani Letkol Laut (P) Yudha Himawan menjadi kapal pertama yang bertolak. Kapal cepat rudal tersebut akan melaksanakan Operasi Garda Batara-26 Periode I dengan status Bantuan Kendali Operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada III.

 

Dalam pelayaran tersebut, turut mendampingi di atas kapal Kepala Staf Guspurla Koarmada III bersama Paban Ops Guspurla Koarmada III guna memastikan kesiapan operasional selama menjalankan tugas di wilayah operasi.

 

Selanjutnya, KRI Teluk Bintuni-520 di bawah komando Letkol Laut (P) Budi Utomo, SE, M.Tr.Opsla., berangkat melaksanakan Operasi Trisula Jaya-26. Kapal jenis angkut tank ini memiliki peran penting dalam mendukung pergeseran pasukan dan material (Serpas/Sermat) dalam rangka latihan pratugas Satgas Pengamanan Perbatasan RI–PNG statis dan kewilayahan.

 

Sementara itu, KRI Teluk Lada-521 yang dipimpin Letkol Laut (P) Henri Wansen Naibaho, SE, juga bertolak menjalankan Operasi Trisena-26 dengan status BKO Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III. Pelayaran kapal ini turut didampingi langsung oleh Kas Guskamla Koarmada III dan Pabanren Guskamla Koarmada III.

 

Rangkaian pelepasan ketiga unsur KRI tersebut dilakukan melalui prosesi Merflug oleh jajaran pejabat Kodaeral IX, di antaranya Pgs Asrena Dankodaeral IX, Kadister Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX, Paur Datapers, Paur Data Keselamatan, serta Danton dan pasukan merflug Kodaeral IX.

 

Kegiatan ini menjadi wujud kesiapan dan profesionalisme prajurit TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.

Kodaeral IX menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan maksimal, baik dari sisi pangkalan, logistik maupun personel, demi memastikan setiap misi operasi unsur KRI di wilayah kerja timur Indonesia dapat berjalan optimal. (MM-3)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *