Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHeadline

Tiga Desa di Werinama Belum Tersentuh Listrik, DPRD Maluku Desak PLN Segera Bertindak

5
×

Tiga Desa di Werinama Belum Tersentuh Listrik, DPRD Maluku Desak PLN Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON,MM. – Persoalan belum teralirinya listrik di sejumlah wilayah terpencil kembali menjadi sorotan di DPRD Provinsi Maluku.

Anggota DPRD Maluku, Reza Mony, secara tegas meminta pihak PLN segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat tiga desa di Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang hingga kini belum menikmati layanan listrik.

 

Permintaan tersebut disampaikan Reza Mony dalam rapat gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Maluku bersama sejumlah mitra kerja yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Maluku, Karang Panjang, Ambon, Kamis (5/3/2026).

 

Dalam forum tersebut, Reza mengungkapkan bahwa masyarakat di tiga desa yakni Desa Tung, Desa Kusalaut, dan Desa Osong hingga saat ini masih hidup tanpa akses listrik, meskipun Indonesia telah puluhan tahun merdeka. Kondisi ini dinilainya sangat memprihatinkan dan tidak seharusnya terus dibiarkan.

 

Menurutnya, ketiadaan listrik bukan hanya berdampak pada aktivitas rumah tangga masyarakat, tetapi juga menghambat perkembangan ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik di wilayah tersebut.

 

“Aspirasi ini langsung datang dari masyarakat di Seram Bagian Timur, khususnya Kecamatan Werinama. Ada tiga desa, yaitu Tung, Kusalaut, dan Osong yang sampai sekarang belum teraliri listrik,” ungkap Reza.

 

Ia menilai kondisi tersebut sangat ironis, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya sudah dapat dinikmati secara merata oleh seluruh warga negara, termasuk di daerah kepulauan dan wilayah terpencil.

 

“Sejak Indonesia merdeka, masyarakat di tiga desa itu belum merasakan listrik. Ini tentu sangat memprihatinkan dan menjadi perhatian serius kita semua,” tegasnya.

 

Karena itu, Reza meminta pihak PLN agar segera mengambil langkah konkret untuk menghadirkan layanan listrik bagi masyarakat di wilayah tersebut. Ia berharap aspirasi yang disampaikan melalui forum resmi DPRD ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

 

Menurutnya, kehadiran listrik akan membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat desa, mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi hingga akses informasi dan pendidikan yang lebih baik.

 

DPRD Maluku, kata dia, akan terus mengawal persoalan ini agar masyarakat di tiga desa tersebut dapat segera menikmati hak yang sama seperti daerah lain di Maluku.

 

“Harapan kami PLN bisa menyikapi persoalan ini secara serius, karena listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat,” pungkasnya.(MM-9)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *