Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Amboina

Target Bebas Stunting, Wali Kota Ambon Tekankan Penanganan Serius dan Terukur

9
×

Target Bebas Stunting, Wali Kota Ambon Tekankan Penanganan Serius dan Terukur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

AMBON, MM. – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, secara resmi membuka kegiatan Pra Musrenbang Tematik Penanganan Stunting Tahun 2026, Rabu (8/4/2026). Pertemuan ini menjadi forum penting untuk menyatukan visi dan strategi dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Ambon.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa penanganan masalah gizi pada anak tidak boleh setengah hati. Diperlukan keseriusan penuh agar setiap kemajuan tumbuh kembang anak dapat terpantau secara baik dan terukur.

 

“Penanganan stunting harus dilakukan secara serius agar kita bisa mengukur kemajuan dan progres perkembangan anak secara nyata,” tegas Bodewin.

 

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, memaparkan data terkini yang membutuhkan perhatian serius. Hingga Februari 2026, tercatat masih ada 271 kasus stunting di Kota Ambon.

 

Dari jumlah tersebut, rinciannya adalah 80 balita sangat pendek dan 191 balita pendek, dengan prevalensi mencapai 1,58 persen.

 

“Angka ini menjadi bukti bahwa pekerjaan rumah kita belum selesai sepenuhnya. Oleh karena itu, penanganan membutuhkan kerja sama lintas sektor yang lebih kuat, terintegrasi, dan menyeluruh,” ujar Lisa.

 

Lisa juga mengingatkan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk meninggalkan ego sektoral. Ia menegaskan bahwa penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi maksimal.

 

“Jangan merasa satu bidang lebih penting dari yang lain. Semua pihak harus saling mengisi dan bekerja bersama-sama dalam melakukan intervensi. Kita harus terus berkolaborasi, bersinergi, dan berkonvergensi demi hasil yang maksimal,” pungkasnya.(MM10)

 

—-sudah diedit—kota

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *